• Sabtu, 18 April 2026

Cara Cerdas Memilah Sampah Rumah Tangga agar Mudah Didaur Ulang dan Ramah Lingkungan

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Minggu, 6 Juli 2025 | 17:30 WIB
Mulai pilah sampah agar lebih mudah didaur ulang di TPS (Canva/PhotoApp)
Mulai pilah sampah agar lebih mudah didaur ulang di TPS (Canva/PhotoApp)

Baca Juga: Chewchew Kopi Tiam Kuta: Surga Canai Kekinian dengan Es Teh Tarik dan Kopi Butter yang Menggoda

Tips Memilah Sampah Anorganik agar Bisa Didaur Ulang

Banyak orang tidak menyadari bahwa kesalahan kecil bisa membuat sampah anorganik tidak lagi bisa didaur ulang. Misalnya, botol plastik yang masih berisi sisa minuman atau kertas yang basah karena minyak.

Berikut beberapa tips agar sampah anorganik tetap memiliki nilai guna:

  • Bersihkan botol plastik dan kaleng sebelum dibuang.

  • Keringkan kardus atau kertas sebelum dimasukkan ke tempat sampah.

  • Pisahkan jenis plastik: PET (seperti botol air mineral), HDPE (kemasan sabun), dan lainnya. Bila belum hafal, cukup mulai dari tidak mencampur plastik dengan sisa makanan.

Sampah Organik Bisa Jadi Kompos

Bagi yang memiliki lahan atau bahkan sekadar pot di balkon, sampah organik bisa diolah menjadi kompos. Metodenya beragam, dari yang sederhana menggunakan ember tertutup hingga metode bokashi. Sisa sayur, kulit buah, bahkan ampas kopi bisa diubah jadi pupuk alami yang menyuburkan tanaman.

Manfaat Ganda: Ramah Lingkungan dan Ekonomis

Kebiasaan memilah sampah bukan hanya berkontribusi terhadap lingkungan, tapi juga bisa membawa keuntungan secara ekonomi. Banyak komunitas daur ulang yang membeli sampah anorganik tertentu seperti botol plastik, kaleng, atau kardus. Tak hanya itu, jika mengompos, Anda juga tak perlu lagi membeli pupuk.

Selain itu, beberapa kota di Indonesia kini mulai menjalankan program insentif bagi warga yang memilah sampahnya dengan baik. Ini adalah bukti nyata bahwa kebiasaan baik di rumah bisa memberikan manfaat lebih luas.

Mulai dari Hari Ini

Memilah sampah bukan soal kesempurnaan, melainkan konsistensi. Tidak perlu langsung ahli, cukup mulai dari kebiasaan sederhana seperti memisahkan plastik dari sisa makanan atau membersihkan botol sebelum dibuang.

Dengan melakukan itu, Anda sudah berkontribusi langsung pada pengurangan volume sampah, peningkatan kualitas daur ulang, dan keberlangsungan lingkungan hidup. Jadi, sudahkah Anda memilah sampah hari ini?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X