Baliinyourhands.com- Bali memang terkenal dengan keanekaragaman kulinernya yang kaya akan rasa dan tradisi. Salah satu makanan tradisional khas Bali yang wajib kalian coba adalah Ayam Keren atau dikenal juga sebagai Be Keren.
Hidangan unik ini tidak hanya lezat tetapi juga sarat akan nilai budaya dan sejarah, karena merupakan resep warisan dapur kerajaan yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.
Keunikan Ayam Keren
Ayam Keren memiliki keunikan yang membuatnya berbeda dari olahan ayam tradisional lainnya. Hidangan ini berbahan dasar ayam merah, sejenis ayam kampung yang dikenal karena teksturnya yang lembut dan cita rasa khas.
Dilansir dari akun Instagram @traveat_id, ayam tersebut dibumbui dengan basa genep, bumbu tradisional Bali yang kaya akan rempah seperti kunyit, bawang putih, bawang merah, lengkuas, jahe, dan cabai.
Setelah proses pembumbuan, ayam dibungkus menggunakan pelapah daun pinang atau yang disebut dengan upih. Inilah yang memberikan aroma khas pada ayam keren.
Selanjutnya, ayam yang sudah dibungkus tersebut dimasak menggunakan metode tradisional, yaitu dikeren—dipanggang perlahan di atas tungku sekam selama 12 jam.
Proses masak yang lama ini menghasilkan tekstur ayam yang empuk dengan rasa bumbu yang meresap hingga ke tulang.
Dari Kerajaan ke Meja Makan Modern
Ayam Keren pada awalnya adalah makanan khas kerajaan yang hanya disajikan pada momen-momen istimewa, seperti saat upacara adat atau hari raya besar.
Baca Juga: Menjelajah 6 Tempat Kuliner Favorit Dalam 1 Hari Saja Di Ubud! Ada Yang Kamu Suka Datangi?
Hal ini karena proses pembuatannya yang panjang dan memerlukan kesabaran. Kini, hidangan ini tetap mempertahankan keasliannya sebagai kuliner yang jarang ditemukan di hari-hari biasa, menjadikannya sajian yang eksklusif dan istimewa.
Hidangan Istimewa dengan Pilihan Ayam atau Bebek
Bagi kalian yang ingin menikmati Ayam Keren, kini tersedia pilihan hidangan yang bisa disesuaikan dengan selera:
- Ayam Kampung: Rp 150.000
- Bebek: Rp 180.000
Keduanya menawarkan pengalaman rasa yang kaya, tetapi dengan karakteristik tekstur yang berbeda. Ayam kampung lebih lembut dan juicy, sedangkan bebek memberikan rasa yang lebih kaya dan berlemak.
Baca Juga: Kangen Kuliner Khas Bali di Jakarta, Datang Saja Ke Restoran Favorit Ivan Gunawan di Kemang