Kedua kondisi tersebut sama-sama membuat aki lebih cepat kehilangan performa.
- Korsleting pada Kabel
Korsleting pada kabel listrik mobil bisa menyebabkan arus tidak stabil. Masalah ini biasanya sulit terdeteksi secara kasat mata, namun dampaknya signifikan karena membuat aki terkuras tanpa disadari.
Tak kalah sering, beban listrik berlebihan juga menjadi pemicu. Penggunaan lampu, audio, atau perangkat tambahan secara terus-menerus membuat aki bekerja ekstra. Jika tidak diimbangi dengan pengisian yang baik, aki pun cepat kehabisan daya.
Langkah Pertama saat Aki Mobil Tekor
Bila sudah tekor, terdapat langkah pertama yang dapat dilakukan, yakni dengan menggunakan kabel jumper dari mobil lain untuk menyalakan mesin. Cara ini bersifat sementara, sehingga tetap perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel.
Jika kondisi aki sudah terlalu parah, penggantian dengan aki baru menjadi pilihan utama. Selain itu, perawatan sederhana seperti membersihkan terminal aki dari karat atau memastikan air aki terisi dengan baik juga bisa membantu memperpanjang usia pakainya.
Umur aki sebenarnya bisa lebih panjang, yakni mencapai tiga hingga lima tahun, asalkan dirawat dengan benar.
Kendati demikian, dalam kondisi ekstrem atau jika pemilik mobil abai terhadap perawatan, usia aki bisa lebih singkat, bahkan hanya bertahan satu hingga dua tahun saja.
Oleh karena itu, penting bagi pemilik mobil untuk mengenali tanda-tanda aki mulai lemah, seperti mesin sulit dinyalakan, lampu mobil redup, atau suara aneh saat starter.
Dengan mengenali gejala sedari awal, kerusakan aki mobil bisa dicegah dan perjalanan tetap nyaman tanpa gangguan.
Artikel Terkait
Bitcoin Sempat Tembus Rp1,93 Miliar per Koin, Lalu Terjun usai Inflasi AS Menghantam Pasar
Resep Sop Ikan Ala Mak Beng dari Firhan MasterChef Indonesia, Segar dan Mudah Dibuat
Micin atau Garam, Mana yang Lebih Aman untuk Kesehatan Tubuh?