Bali In Your Hands - Di ujung gang sempit di kawasan Cikaret, Cibinong, terdapat jalur berbatu yang tampak biasa saja. Namun, jika menembus pepohonan rimbun selama lima belas menit, akan ditemukan bentangan beton memanjang yang tampak tak bertuan. Itulah spot skateboard liar yang dikenal sebagai "Lintasan Tengah Daun" oleh para anak muda lokal.
Baca Juga: Olahraga Padel: Gabungan Tenis dan Squash Yang Populer
Awalnya, tempat ini adalah bekas jalur irigasi mati yang ditinggalkan. Namun sekelompok anak muda yang tergabung dalam komunitas skate independen Cibinong melihat potensi pada permukaan betonnya yang padat dan sedikit miring. Mereka membersihkan semak, menambal retakan dengan semen, bahkan membangun rintangan dari kayu bekas. Kini, tempat ini menjadi arena bermain unik bagi pencinta skateboard yang bosan dengan arena konvensional.
Lokasi berada di Kampung Cikaret Tengah, sekitar 3 kilometer dari Alun-Alun Cibinong. Tidak ada tiket masuk resmi, namun pengunjung disarankan membawa uang donasi untuk pemeliharaan jalur. Spot ini tidak memiliki jam operasional, namun paling ramai dikunjungi antara pukul 16.00 hingga 18.00 saat matahari mulai rendah. Bagi yang ingin menginap, terdapat homestay murah seperti Homestay Nusa Indah dan Pondok Rimba, dengan tarif mulai dari Rp90.000 per malam.
Baca Juga: Peregangan dan Olahraga yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Berkendara Jauh Kala Mudik Lebaran 2025
Kadang, hal terbaik justru muncul dari ruang yang tidak direncanakan. Tempat seperti ini hadir sebagai pengingat bahwa kreativitas bisa hidup di antara semak dan akar.***