panduan-bulanan

Menyusuri Keheningan Candi Tebing Gunung Kawi Sebatu Yang Terlupakan Di Tengah Hutan Penuh Aura Mistis

Minggu, 20 April 2025 | 14:20 WIB
Berbeda dari candi utama di Tampaksiring, lokasi ini menghadirkan suasana magis yang terlindung dari hiruk pikuk wisata (https://commons.wikimedia.org/)


Bali In Your Hands - Tersembunyi di balik rerimbunan hutan tropis kawasan Gianyar, Candi Tebing Gunung Kawi Sebatu menyimpan keheningan yang tak banyak diketahui wisatawan. Kompleks purbakala ini tidak hanya menyuguhkan kemegahan pahatan batu di dinding tebing, namun juga menghadirkan aura spiritual yang sulit dilupakan.

Langkah pertama menuju lokasi ini seperti membuka lembaran kuno yang tak pernah selesai ditulis.

Baca Juga: Coworking Space Bergaya Arsitektur Pura Tradisional Jadi Markas Kreator Konten Digital di Bali

Berbeda dengan Gunung Kawi Tampaksiring yang lebih populer, kompleks Sebatu jauh lebih sunyi, seolah ditinggal waktu. Relief yang terpahat di dinding batu berlumut masih menyimpan cerita para pendeta dan raja yang dipercaya sempat bertapa di tempat ini.

Jalur setapak yang menurun dan sunyi membawa pengunjung pada lorong waktu ke masa Bali kuno yang penuh makna dan kepercayaan leluhur.

Baca Juga: Menjelajah Bali Timur: Surga Tersembunyi dari Pura Lempuyang hingga Virgin Beach

Lokasi ini berada di Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, sekitar 30 menit dari pusat Ubud. Jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa motor dari Ubud menuju lokasi.

Tidak ada tiket masuk khusus, namun sumbangan sukarela diterima untuk perawatan area pura dan candi. Nuansa alami dan sakral berpadu menjadi pengalaman spiritual yang mendalam di tempat ini.

Baca Juga: Rasakan Pura Taman Pecampuhan Sala Bali Perpaduan Mistis Air, Batu, dan Energi Leluhur

Candi Tebing Gunung Kawi Sebatu bukan sekadar situs purbakala, tetapi warisan spiritual yang menyuarakan kedamaian dalam bisu. Keheningan yang menyelimuti kompleks ini menyimpan pesan tentang kekuatan doa dan penghormatan pada leluhur.

Bagi penikmat sejarah dan ketenangan, tempat ini adalah fragmen Bali yang nyaris terlupa namun menyentuh hingga ke dalam jiwa.***

Terkini