panduan-bulanan

Kandungan Gizi Buah Kecapi Yang Menyimpan Kejutan Nutrisi

Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:23 WIB
Kandungan Gizi Buah Kecapi Yang Menyimpan Kejutan Nutrisi (halodoc)

 

Bali In Your Hands - Seutas rasa manis yang halus dan jejak aroma tropis membawa kita pada kisah istimewa buah kecapi. Tersembunyi di tengah hutan Asia Tenggara, buah ini menyimpan warisan alam yang jarang diketahui. Di setiap gigitan terasa perpaduan unik antara kelembutan dan nutrisi yang menyegarkan tubuh. Memikat rasa ingin tahu siapa saja yang mendengarnya dan mengundang penjelajahan lebih lanjut. Penasaran bagaimana buah mungil ini mampu menawarkan manfaat begitu luas dari kandungan gizi yang terkandung?

Baca Juga: Taukah Kamu, Rahasia Kandungan Vitamin Buah Markisa Yang Bantu Pulihkan Tubuh Dan Mental

Buah kecapi, dikenal pula sebagai santol dengan nama ilmiah Sandoricum koetjape, dipercaya berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Indocina dan Semenanjung Malaya . Keunikan alaminya perlahan menyebar ke wilayah Indonesia, Filipina, India, dan beberapa tempat budidaya lainnya . Tumbuhan ini tumbuh baik di lahan dengan curah hujan merata dan tanah liat hingga ketinggian 1000 meter.

Baca Juga: Manfaat Cengkeh Untuk Kesehatan Tubuh Dan Kandungan Gizi Berdasarkan Data Ilmiah

Dalam setiap 100 gram buah kecapi terkandung air sebanyak 85,4 gram, lemak sekitar 0,52 gram, protein sedikit sekitar 0,06 gram, serta serat 1,26 gram . Ada pula mineral seperti kalsium 5,38 mg, ditambah abu 0,39 gram . Sementara itu, data lain mencatat kandungan per 100 gram termasuk energi 88 kkal, protein 0,12 g, lemak 0,1 g, serat 0,1 g, kalsium 4,3 mg, fosfor 17,4 mg, besi 0,42 mg, vitamin B1 0,04 mg, B3 0,74 mg, dan vitamin C 86 mg . Catatan dari FatSecret mencatat kalori sekitar 82 kkal per 100 g, karbohidrat 20,11 g, lemak 0,56 g dan protein 0,40 g —perbedaan angka bisa disebabkan metode pengukuran atau kondisi buah.

Baca Juga: 6 Buah Kering Terbaik yang Enak dan Sehat, Menurut Ahli Gizi

Kekayaan nutrisi tersebut membawa banyak manfaat kesehatan. Vitamin C melimpah memperkuat daya tahan tubuh . Serat pektin membantu menurunkan kolesterol “jahat” dan menjaga gula darah stabil . Buah ini juga baik untuk sistem pencernaan karena bersifat prebiotik, membantu mengatasi sembelit, serta mendukung bakteri baik . Adanya antioksidan membuatnya potensial mencegah kanker dan mendukung kesehatan secara umum .

Sumber dari Kementerian Pertanian menyebut buah kecapi sebagai kekayaan hayati Indonesia yang kaya nutrisi, diyakini membantu mengatasi diabetes, menurunkan kolesterol jahat, serta mencegah penyakit kronis . Lebih dari sekadar rasa, ternyata buah kecil ini menyimpan potensi kesehatan yang besar.

Menelusuri asal usul dan kandungan gizi buah kecapi menghadirkan kisah tentang bagaimana alam menyelipkan manfaat besar dalam wujud sederhana. Dari warisan tropis Asia Tenggara, buah ini tidak hanya menawarkan cita rasa yang menyegarkan, melainkan juga sokongan nutrisi yang kaya dan bermanfaat. Kisah ini mengajak pembaca untuk lebih menghargai sekitar, mengenali kekayaan lokal, serta menjadikan buah kecapi sebagai inspirasi alam yang memberi harapan akan hidup lebih sehat dan bermakna.***

Tags

Terkini