Baliinyourhands.com - Banjir bandang bukan hanya meninggalkan kerugian material, tetapi juga membawa risiko kesehatan yang serius. Air yang meluap bercampur dengan lumpur, limbah, bahkan bangkai hewan, menciptakan lingkungan ideal bagi berkembangnya penyakit.
Oleh karena itu, memahami penyakit-penyakit yang biasanya muncul setelah banjir bandang menjadi langkah penting untuk melindungi diri dan keluarga.
1. Leptospirosis: Penyakit dari Air Tercemar
Leptospirosis sering muncul pasca-banjir bandang. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang biasanya terdapat dalam urine tikus dan hewan lain.
Baca Juga: Bali Di Peringkat Tiga Pulau Terindah Dunia Versi Travel And Leisure
Air banjir yang tercemar dapat masuk ke tubuh melalui luka terbuka, selaput lendir, atau kulit yang terendam terlalu lama. Gejala umumnya meliputi demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, hingga mata kuning. Kasus berat bisa berujung pada kerusakan ginjal dan hati.
Pencegahan: gunakan sepatu bot atau pelindung kaki saat membersihkan area banjir, hindari kontak langsung dengan air kotor, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala mencurigakan.
2. Diare dan Infeksi Saluran Pencernaan
Air banjir sering mencemari sumber air bersih. Akibatnya, penyakit yang ditularkan melalui makanan dan minuman seperti diare, kolera, dan disentri mudah menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan. Selain kehilangan cairan, diare yang tidak tertangani bisa menyebabkan dehidrasi berat.
Baca Juga: Destinasi Wisata Tabanan Bali yang Wajib Dikunjungi
Pencegahan: rebus air sebelum diminum, gunakan air dalam kemasan bila memungkinkan, serta jaga kebersihan makanan dengan mencuci tangan sebelum makan.
3. Penyakit Kulit
Lama terendam air banjir membuat kulit rentan terhadap infeksi, seperti dermatitis, gatal-gatal, hingga kutu air. Kondisi ini semakin parah jika terdapat luka terbuka yang terpapar air tercemar.
Pencegahan: setelah kontak dengan air banjir, segera mandi dengan sabun antiseptik, keringkan tubuh, dan gunakan salep antijamur bila muncul keluhan.