panduan-bulanan

Aksi Bersih Pantai Klungkung Gaungkan Menuju Indonesia Bersih 2029

Senin, 22 September 2025 | 15:00 WIB
NusaBali.com - Bersih-bersih sampah plastic di Pantai Segara dan Banjar Bias, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (20/9). (Nusabali)

Bali In Your Hands - Mentari pagi menyinari Pantai Segara dan Banjar Bias di Desa Kusamba, ketika ratusan relawan berkumpul dengan semangat yang sama. Suasana yang biasanya riuh dengan aktivitas nelayan kini dipenuhi wajah-wajah penuh kepedulian, membawa kantong sampah, sarung tangan, dan tekad menjaga bumi. Dari TNI, Polri, ASN Pemkab Klungkung, hingga mahasiswa, semua larut dalam gerakan yang digagas untuk memperingati World Cleanup Day Indonesia 2025.

Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra tampak memimpin barisan terdepan. Kehadiran mereka bukan hanya seremonial, melainkan simbol kuat bahwa pemerintah daerah ikut turun langsung menghadapi persoalan sampah. Dengan nada penuh empati, Bupati Satria menyinggung bencana alam yang sering terjadi belakangan ini, menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah bentuk nyata solidaritas bagi korban.

Kegiatan bersih-bersih ini bukan hanya tentang mengangkat plastik dari pesisir, tetapi juga mengingatkan masyarakat akan ancaman serius dari sampah di sungai yang dapat memicu banjir. Pemkab Klungkung telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali untuk menindaklanjuti pendangkalan yang mendapat perhatian khusus dari Gubernur Bali. Edukasi kepada masyarakat di daerah aliran sungai pun menjadi pesan penting agar kesadaran menjaga kebersihan tumbuh sejak rumah masing-masing.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Nyoman Sidang menegaskan bahwa persoalan sampah plastik adalah isu strategis yang harus ditangani berkelanjutan. Kabupaten Klungkung kini mendorong sistem pengelolaan modern melalui TPST dan TPS3R berbasis teknologi, meninggalkan metode lama di TPA. Melalui aksi ini, edukasi pemilahan sampah juga digulirkan ke sekolah dan kantor, memperluas dampak gerakan hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

Gerakan bersih pantai ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Ia menghadirkan sebuah panggung kebersamaan, tempat pemerintah dan masyarakat berkolaborasi menjaga alam. Dari pesisir hingga sungai, dari kantor hingga sekolah, semangat yang lahir di Pantai Segara dan Banjar Bias hari itu meneguhkan cita-cita menuju Indonesia Bersih 2029.***

Tags

Terkini