Ini adalah tren yang menarik, karena konten yang menggugah kenangan dan nilai-nilai lama memiliki daya tarik emosional yang kuat. Hal ini dapat diwujudkan melalui cerita evolusi merek atau tradisi Ramadan yang masih dijaga.
Sekadar menempatkan kata kunci itu tidak cukup. Algoritma sekarang lebih pintar, mereka mencari cerita atau konteks yang relevan di balik kata kunci itu.
Jadi, kalau kamu bikin konten yang mengalir alami dan kata kunci relevannya muncul secara natural, itu bakal lebih diutamakan daripada konten yang terkesan dipaksakan.
Artikel Terkait
10 Macam Kue Kering yang Laku Dijual Saat Bulan Suci Ramadhan dan Bisa Jadi Ide Usaha
10 Macam Hantaran yang Umum Dikirimkan Saat Bulan Suci Ramadhan dan Bisa Menjadi Ide Usaha
10 Tips Pengusaha agar Cash Flow Berjalan Lancar dalam Mengelola Keuangan untuk THR dan Laporan Pajak