• Sabtu, 18 April 2026

Dari Tunawisma ke Triliuner: Kisah Inspiratif Zhang Junjie, Pendiri Chagee yang Catatkan IPO di Nasdaq

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Selasa, 29 April 2025 | 14:00 WIB
Perndiri Chagee merek bubble tea nomor satu di dunia dulu adalah seorang tuna wisma (pexels/passengerslover)
Perndiri Chagee merek bubble tea nomor satu di dunia dulu adalah seorang tuna wisma (pexels/passengerslover)

Baliinyourhands.com - Siapa sangka, seorang pria yang pernah hidup sebagai tunawisma kini menjadi triliuner dan pendiri salah satu merek bubble tea terbesar di dunia, Chagee.

Zhang Junjie, nama yang mungkin asing bagi banyak orang beberapa tahun lalu, kini menjadi sorotan setelah perusahaannya tercatat di bursa saham Nasdaq dengan valuasi miliaran dolar. Dalam waktu hanya tujuh tahun, Chagee berkembang dari satu gerai kecil di Yunnan menjadi raksasa dengan 6.400 outlet di seluruh dunia.

Awal yang Sulit: Hidup di Jalanan

Sebelum mendirikan Chagee pada 2017, Zhang Junjie mengalami masa-masa kelam. Ia pernah kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tidur di jalanan.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Villa Terbaik untuk Disewa di Bali: Panduan Liburan Tanpa Drama

"Saya tidak punya apa-apa, bahkan untuk makan sehari-hari pun susah," kenangnya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Forbes. Namun, tekadnya yang kuat membawanya keluar dari keterpurukan. Ia mulai bekerja serabutan sebelum akhirnya menemukan peluang di industri minuman.

Chagee: Dimulai dari Yunnan, Mendunia dalam 7 Tahun

Chagee (dibaca "Cha-Ji") lahir dari kecintaan Zhang pada teh tradisional Tiongkok. Berbeda dengan merek bubble tea lain yang fokus pada varian modern, Chagee menggabungkan cita rasa autentik teh Yunnan dengan inovasi kekinian. Gerai pertamanya dibuka di Kunming, Yunnan, dan langsung mendapat sambutan hangat.

"Kunci kesuksesan Chagee adalah konsistensi rasa dan ekspansi strategis," ujar Li Wei, analis industri F&B di Tiongkok. Dalam waktu singkat, Chagee melebarkan sayap ke seluruh Tiongkok, lalu ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan bahkan Eropa. Kini, mereka memiliki lebih dari 6.400 gerai, dengan pertumbuhan hampir 1.000 outlet per tahun.

Baca Juga: Stimulasi Otak yang Tepat Untuk Kreativitas Tanpa Batas Melalui Binaural

IPO di Nasdaq: Langkah Besar Menjadi Raksasa Global

Pada 2025, Chagee resmi melantai di Nasdaq dengan valuasi mencapai triliunan rupiah. Pencatatan saham ini menegaskan posisinya sebagai salah satu merek bubble tea paling sukses di dunia. "Ini bukan akhir, tapi awal dari misi kami membawa teh Tiongkok ke panggung global," tegas Zhang dalam konferensi pers setelah IPO.

Rahasia Sukses Zhang Junjie: Kerja Keras dan Inovasi

Zhang Junjie bukan sekadar pengusaha biasa. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat detail dalam bisnis, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengembangan menu. "Kami tidak hanya menjual minuman, tapi juga pengalaman budaya," katanya.

Menurut data perusahaan, Chagee sukses menarik generasi muda dengan strategi pemasaran digital dan kolaborasi kreatif, seperti kerja sama dengan merek fashion dan game populer.

Baca Juga: Sate Tanpa Nama di Perempatan Pasar Tradisional Kuta: Sajian Pagi Legendaris Mulai Rp10.000

Inspirasi bagi Pebisnis Muda

Kisah Zhang Junjie membuktikan bahwa latar belakang bukanlah penghalang kesuksesan. "Jika Anda punya mimpi dan keberanian untuk bertindak, tidak ada yang tidak mungkin," pesannya.

Dari seorang tunawisma hingga menjadi triliuner, perjalanan Zhang Junjie dan Chagee menjadi bukti bahwa kerja keras, inovasi, dan ketekunan bisa mengubah segalanya. Kini, Chagee tidak hanya sekadar merek minuman, tapi simbol harapan bagi banyak orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X