• Sabtu, 18 April 2026

Pelopor Live Cooking di TikTok: Mengubah Dapur Jadi Panggung Hiburan

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:30 WIB
Tren live cooking di platform TikTok (Canva/PhotoApp)
Tren live cooking di platform TikTok (Canva/PhotoApp)

Baliinyourhands.com-Beberapa tahun terakhir, fenomena live cooking di TikTok menjadi salah satu tren paling hangat di dunia media sosial. Bukan sekadar menampilkan proses memasak, para kreator ini berhasil memadukan hiburan, interaksi, dan promosi produk dalam satu tayangan langsung yang memikat jutaan penonton.

TikTok, yang awalnya identik dengan tarian singkat dan lip-sync, kini menjadi rumah bagi berbagai kreator kuliner yang kreatif. Para pelopornya, seperti beberapa chef rumahan hingga figur publik yang berani tampil di depan kamera sambil mengolah makanan, membuka jalan bagi gelombang baru content creator kuliner. Mereka membuktikan bahwa dapur bisa menjadi panggung hiburan yang interaktif.

Salah satu daya tarik utama live cooking di TikTok adalah sifatnya yang real-time. Penonton bisa mengajukan pertanyaan, memberikan saran resep, bahkan memesan makanan langsung dari si pembuat. Interaksi ini menciptakan rasa kedekatan dan keaslian yang sulit ditiru oleh video masak yang direkam dan diedit sebelumnya.

Baca Juga: Heboh Bendera One Piece di HUT RI 2025: Tren Fandom atau Ancaman bagi NKRI?

Fenomena ini bukan hanya mempopulerkan konten memasak, tetapi juga membuka peluang bisnis baru. Banyak pelopor live cooking memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual produk makanan, bumbu racikan, atau peralatan dapur yang mereka gunakan saat siaran. Strategi ini terbukti efektif karena penonton dapat melihat langsung kualitas produk dalam proses memasak.

Tren ini semakin menguat ketika beberapa tokoh publik ikut meramaikan live cooking. Penampilan mereka yang spontan dan interaktif sering kali menjadi daya tarik tersendiri, apalagi jika dikombinasikan dengan cerita personal atau humor khas. Penonton tidak hanya datang untuk belajar resep, tapi juga untuk merasakan hiburan yang autentik.

Bagi para pelopor, keberhasilan live cooking di TikTok bukan sekadar soal keahlian memasak. Konsistensi siaran, kemampuan berkomunikasi, dan kecerdasan membaca audiens menjadi kunci penting. Mereka yang sukses umumnya punya ciri khas kuat—mulai dari gaya bicara, cara penyajian, hingga pemilihan menu.

Baca Juga: Dampak Perseteruan LMK dan Mie Gacoan: Kafe dan Restoran Hentikan Pemutaran Musik

Fenomena ini juga memberikan dampak pada industri kuliner secara lebih luas. Restoran, kafe, dan UMKM makanan mulai melirik konsep live cooking sebagai strategi promosi. Mereka mengundang chef atau influencer kuliner untuk melakukan siaran langsung di dapur mereka, dengan harapan bisa menarik perhatian audiens yang lebih besar.

Selain itu, TikTok menyediakan fitur monetisasi seperti gifts dan coins yang bisa dikonversi menjadi uang tunai, memberi motivasi tambahan bagi kreator untuk terus siaran. Bagi pelopor live cooking, ini menjadi sumber penghasilan ganda—baik dari penjualan produk maupun dukungan penonton.

Melihat popularitasnya, banyak pengamat media sosial memprediksi bahwa live cooking di TikTok akan terus berkembang, dengan inovasi seperti collab live antar kreator, penggunaan kamera multi-angle, hingga integrasi belanja langsung di dalam aplikasi.

Dari dapur sederhana hingga restoran ternama, para pelopor live cooking di TikTok telah membuktikan bahwa makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman visual dan interaksi. Mereka tidak hanya menghidangkan masakan, tetapi juga kisah, tawa, dan inspirasi—membawa hiburan yang hangat langsung ke layar ponsel jutaan orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X