Baliinyourhands.com - Ketika kita sudah berusaha untuk menjalankan berbagai strategi marketing, running ads di sana sini, boost ini itu, tapi konversi stuck!
Mungkin.. bukan salah strategi yang kita lakukan, juga bukan salah produk yang kita jual.
Bisa jadi, yang salah adalah cara mengkomunikasikannya.
Baca Juga: Ingin Tahu Mengapa Marketing Tetap Memerlukan Branding? Pelajari Artikel Ini!
Copywriting memang sepenting itu dan tidak ada salahnya kita paham prinsipnya juga, dilansir dari akun Instagram Klinik.marketing
- Kuasai Headline
David Ogilvy pernah mengatakan bahwa rata-rata orang membaca judul 5x lebih banyak daripada membaca isi beritanya.
Headline adalah otak dari konten yang menggerakan seluruh bagian lain dengan ‘pemikiran inti’yang kuat.
Mengapa penting? Untuk dapat menarik perhatian target market!
Ada 3 jenis headline yang wajib kamu pahami:
- Big Promise
Headline ini fokus ke masalah dan Unique Selling Product (USP) dari suatu produk. Contohnya: ‘Didesain Untuk Tidur Nyaman! Sudah Tersertifikasi dan Unggul!”, “Mengatasi Stress dan Membuat Enjoy Dalam 10 Menit!”
- Push Way
Headline ini fokus untuk membangun rasa ingin tahu. Contohnya: “Darimana Saja? Ternyata Ada 5 Trik Ini Untuk…”, “Seharusnya Tahu Dari Dulu Kalau….”
- Kualifikasi
Jenis headline ini fokus ke langkah yang to the point. Contohnya: “Panggilan! Gen Z yang Suka Sakit Punggung! From this: Beli Produknya Sekarang Juga!”
Baca Juga: Mengapa Pentingnya Storytelling dalam Kampanye & Konten Marketing, Temukan Jawabannya di Sini!
2. Fokus Kepada Pembaca
Artikel Terkait
Memulai Bisnis Yang Sukses Dimulai dari Pola Pikir dan Keberanian Mencoba
Punya Usaha Anti Ribet: 5 Aplikasi Gratis untuk Meningkatkan Bisnis Kecil Menengah Kamu!
Ternyata! Branding Harus Sesuai dengan Profil Target Audiens Dan Bukan Profil Pengusaha