Baca Juga: Sate Taichan Pak Tomo, Kelezatan yang Bikin Susah Move On di Daerah Denpasar Bali
Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan manajemen SKB Food dalam mengelola bisnis dan menarik minat investor di pasar modal.
Kontroversi yang Melibatkan Hendy Setiono
Di tengah kesuksesan bisnisnya, Hendy Setiono terlibat dalam beberapa kontroversi hukum. Pada tahun 2025, ia diduga terlibat dalam kasus pencucian uang dan penipuan yang melibatkan beberapa artis ternama Indonesia.
Kasus ini mencuat setelah Niko Al Hakim, mantan suami Rachel Vennya, mengungkapkan adanya dugaan penipuan dalam kerja sama bisnis mereka di bidang kuliner. Selain itu, Jerome Polin, seorang influencer dan pengusaha muda, juga mengaku menjadi korban dalam kasus serupa.
Baca Juga: Menguasai Pengukuran Sosmed: Kunci Strategi Media Sosial yang Efektif
Menurut laporan, Hendy Setiono diduga menyalahgunakan dana investasi yang dipercayakan oleh rekan-rekan bisnisnya untuk kepentingan pribadi. Modus operandi yang digunakan termasuk menawarkan kerja sama bisnis dengan iming-iming keuntungan besar, namun dana yang terkumpul diduga dialihkan untuk keperluan lain tanpa sepengetahuan investor.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang, dan Hendy Setiono menghadapi tuntutan hukum terkait dugaan tindak pidana pencucian uang dan penipuan.
Dampak Terhadap Reputasi dan Bisnis Baba Rafi
Kontroversi yang melibatkan Hendy Setiono tentu berdampak pada reputasi Baba Rafi, terutama di wilayah yang dikelola olehnya. Namun, entitas yang dikelola oleh Nilam Sari, yaitu SKB Food, tampaknya tidak terpengaruh secara langsung oleh kasus tersebut.
Baca Juga: Manjakan Diri dengan Spa di Sanur, Ini Dia 10 Rekomendasi Tempat Dari Kami
Hal ini disebabkan oleh pemisahan manajemen dan operasional antara kedua entitas sejak tahun 2017. Meskipun demikian, persepsi publik terhadap merek Baba Rafi secara keseluruhan dapat terpengaruh oleh pemberitaan negatif ini.
Kebab Turki Baba Rafi merupakan contoh sukses bisnis kuliner yang berawal dari usaha kecil dan berkembang menjadi jaringan internasional. Namun, dinamika personal antara pendirinya, Hendy Setiono dan Nilam Sari, serta kontroversi hukum yang melibatkan Hendy, menunjukkan bahwa tantangan dalam bisnis tidak hanya datang dari faktor eksternal tetapi juga internal.
Pemisahan bisnis akibat perceraian dan keberhasilan SKB Food melantai di bursa efek menunjukkan adaptabilitas dan ketahanan dalam menghadapi perubahan.
Sementara itu, kasus hukum yang sedang berlangsung menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan bisnis.