Baliinyourhands.com - Buttonscarves adalah merek busana muslim dan modestwear asal Indonesia yang didirikan oleh Linda Anggrea pada tahun 2016.
Dalam waktu singkat, merek ini berhasil meraih popularitas dan menjadi salah satu pemain utama dalam industri fashion muslim di tanah air.
Namun, baru-baru ini, Buttonscarves menjadi sorotan publik karena dugaan keterkaitan dengan kasus tindak pidana pencucian uang yang melibatkan ayah sang pendiri.
Sejarah Berdirinya Buttonscarves
Linda Anggrea, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2013, memulai kariernya sebagai profesional di berbagai perusahaan sebelum terjun ke dunia bisnis fashion.
Keputusannya untuk berhijab mendorongnya mencari hijab yang nyaman dan modis, namun saat itu pilihan yang tersedia belum memenuhi ekspektasinya.
Situasi ini menginspirasi Linda untuk menciptakan produk fashion muslim sendiri yang menggabungkan kenyamanan dan gaya.
Baca Juga: 8 Tips Berbisnis dengan Teman agar Tetap Profesional dan Sukses
Pada Maret 2025, publik dikejutkan dengan berita dugaan keterlibatan ayah Linda Anggrea dalam kasus korupsi di PT Aneka Tambang (Antam).
Rumor yang beredar menyebut bahwa salah satu tersangka kasus tersebut adalah ayah dari pendiri Buttonscarves, sehingga muncul spekulasi bahwa bisnis tersebut didanai oleh hasil korupsi.
Perkembangan Buttonscarves sebagai Merek Ternama
Sejak didirikan, Buttonscarves terus berinovasi dalam menghadirkan produk-produk fashion muslim yang stylish dan berkualitas.
Selain hijab, mereka juga merambah ke lini busana muslim modern melalui Benang Jarum by Buttonscarves, yang menghadirkan koleksi pakaian seperti dress dan outerwear. Tak hanya itu, Buttonscarves juga memasuki dunia kecantikan melalui lini Buttonscarves Beauty.