Perhatikan:
-
Seberapa sering mereka posting di media sosial?
-
Jenis konten apa yang mereka gunakan (video, edukatif, promosi)?
-
Bagaimana respon followers terhadap postingan mereka?
-
Apakah mereka punya blog atau konten SEO?
-
Seberapa cepat mereka merespon komentar atau pertanyaan?
Tools seperti SimilarWeb, Ubersuggest, atau SEMrush bisa membantumu melihat dari sisi traffic website dan keyword yang mereka incar.
Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Kerja dengan AI: 5 Platform Cerdas untuk Bisnis Lebih Efisien
4. Telusuri Strategi Pemasaran Mereka
Cobalah masuk ke dalam pola pikir mereka. Apa pesan utama dari iklan mereka? Apa yang mereka coba “jual” secara emosional?
Iklan di Google, Instagram Ads, atau email newsletter adalah sumber berharga. Dengan menganalisis nada bicara, call-to-action, dan desain visual mereka, kamu bisa mendapat inspirasi bahkan celah untuk tampil beda.
5. Tinjau Testimoni dan Reputasi Mereka
Pelanggan biasanya jujur. Review di Google, marketplace, atau platform seperti Trustpilot bisa membuka banyak hal. Lihat pola keluhan yang muncul berulang kali atau keunggulan yang sering dipuji. Informasi ini sangat berguna untuk membuat bisnismu menawarkan sesuatu yang lebih baik.
Baca Juga: 7 Cara Efektif Mempertahankan Pelanggan Agar Bisnis Kamu Makin Laris
6. Analisis Kelebihan dan Kelemahan Mereka
Setelah semua data terkumpul, saatnya menyusun SWOT Analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Fokus pada hal-hal yang bisa kamu tangani: bagaimana memanfaatkan kelemahan mereka untuk memperkuat keunikan produkmu?
Misalnya, jika kompetitor lambat merespons pelanggan, kamu bisa menonjolkan kecepatan layanan dalam strategimu. Atau jika mereka terlalu formal dalam pendekatan, jadikan gaya komunikasimu lebih hangat dan personal.