• Sabtu, 18 April 2026

AI di Sekitar Kita: Dari Google Hingga Netflix Membuat Rekomendasi Menjadi Personal

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Rabu, 23 April 2025 | 19:00 WIB
Teknologi AI membantu rekomendasi lebih personal (pexels/thisisengineering)
Teknologi AI membantu rekomendasi lebih personal (pexels/thisisengineering)

Baliinyourhands.com - Teknologi rekayasa kecerdasan atau Artificial Intelligence (AI) berkembang pesat saat ini. Memungkinkan rekomendasi untuk sesuatu hal menjadi lebih personal. Bagaimana hal ini bisa membantu kehidupan kita dalam keseharian?

Adez Aulia, seorang pakar dan praktisi AI, menyampaikan opininya lewat artikel kali ini.

Sahabat Online, mungkin saat ini sedang ramai membicarakan ChatGPT, Gemini dan berbagai Generative AI lainnya yang seolah-olah menjadi penanda revolusi AI di sekitar kita.

Baca Juga: Mengenal Barong: Penjaga Sakral Bali yang Hadir di Hari Raya Kuningan

Padahal tanpa disadari, AI sudah lama hadir dan menjadi bagian tak terpisahkan dalam aktivitas digital sehari-hari yang Sahabat Online lakukan.

Banyak aplikasi dan layanan yang digunakan sehari-hari sebenarnya sudah menerapkan kecerdasan buatan untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan efisien.

Mesin pencari Google yang hampir setiap hari digunakan sebenarnya telah lama menerapkan algoritma AI canggih bernama RankBrain untuk menghasilkan pencarian yang relevan dengan kebutuhan Sahabat Online.

Baca Juga: Tampak Siring: Jejak Kaki Dewa, Air Suci, dan Bayang-Bayang Mayadenawa

Google menggunakan sistem pembelajaran mesin untuk memahami maksud di balik kata kunci pencarian dan bukan hanya mencocokkan kata secara harfiah.

Bahkan fitur Google Lens yang memungkinkan pencarian melalui gambar dan Google Translate yang semakin akurat menerjemahkan bahasa merupakan contoh penerapan AI yang sudah sangat maju di mesin pencari.

Netflix menjadi platform streaming yang begitu sukses berkat sistem rekomendasi berbasis AI yang mampu memprediksi film dan serial yang mungkin disukai Sahabat Online berdasarkan riwayat tontonan sebelumnya.

Baca Juga: Mengungkap Tirta Empul: Pemandian Suci Bali yang Terkait Legenda Dewa Indra dan Raja Mayadenawa

Algoritma collaborative filtering pada Netflix menganalisis kebiasaan menonton jutaan pengguna lain yang memiliki selera serupa untuk memberikan rekomendasi yang personal.

Bahkan proses pembuatan konten original Netflix juga memanfaatkan AI untuk menganalisis pola kesuksesan dari konten-konten sebelumnya, sehingga dapat memperkirakan jenis cerita dan karakter yang akan disukai penonton.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X