• Sabtu, 18 April 2026

Makna dan Pesona Galungan & Kuningan: Perayaan 210 Hari yang Menyulap Bali Jadi Negeri Para Leluhur

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Selasa, 22 April 2025 | 17:30 WIB
Galungan akan diadakan 23 April 2025 (Website/PiaAgungBali)
Galungan akan diadakan 23 April 2025 (Website/PiaAgungBali)

Tidak Hanya Ritual, Tapi Pengingat Akan Keseimbangan

Lebih dari sekadar upacara, Galungan dan Kuningan adalah pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan hidup. Di tengah gempuran modernitas dan gaya hidup serba cepat, tradisi ini mengajak masyarakat untuk berhenti sejenak, merefleksi, dan menyatu kembali dengan akar spiritualitas mereka.

Kehadiran roh leluhur dalam perayaan ini mengajarkan bahwa kehidupan tidak hanya soal yang tampak. Ada hubungan yang tak kasat mata antara masa lalu dan sekarang, antara yang fana dan abadi.

Momen yang Memikat Wisatawan

Bagi wisatawan, Galungan dan Kuningan adalah jendela untuk memahami jiwa Bali yang sesungguhnya. Ini bukan tontonan, melainkan pengalaman yang menyentuh hati. Namun penting untuk menghormati setiap aspek perayaan—berpakaian sopan, tidak mengganggu jalannya upacara, dan selalu meminta izin sebelum memasuki pura.

Dengan perayaan terdekat dimulai pada 23 April hingga 3 Mei, ini adalah waktu sempurna untuk merasakan Bali dalam bentuk paling spiritual dan magisnya. Dan ketika Galungan kembali pada 19 November, pulau ini sekali lagi akan menjadi tempat bertemunya dunia manusia dan para leluhur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X