• Sabtu, 18 April 2026

Thrifting: Membeli Barang Bekas dan Dampaknya bagi Industri Pariwisata Bali

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Jumat, 31 Januari 2025 | 22:37 WIB
 (pexels/cottonbrostudio)
(pexels/cottonbrostudio)

Baca Juga: Fenomena Sleeping Tourism: Wisata untuk Tidur Lebih Berkualitas

      4. Dampak Positif terhadap Keberlanjutan

Dengan meningkatnya popularitas thrifting, jumlah limbah tekstil yang berakhir di tempat pembuangan sampah dapat dikurangi. Hal ini mendukung upaya pelestarian lingkungan di Bali dan sejalan dengan tren eco-tourism yang semakin berkembang.

Secara keseluruhan, fenomena thrifting memberikan dampak yang beragam bagi industri pariwisata Bali.

Meskipun dapat mengurangi penjualan barang-barang baru di sektor retail konvensional, tren ini juga membuka peluang baru bagi pengusaha lokal dan memperkaya pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang tertarik pada thrifting, sektor pariwisata Bali dapat terus berkembang dengan menawarkan pengalaman yang lebih unik dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X