Bali In Your Hands - Kalender Bali bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga menjadi acuan spiritual dalam menentukan hari baik dan tidak baik. Jumat ini, 30 Mei 2025, tercatat sebagai hari dengan banyak tanda alahing dewasa, yang tidak disarankan untuk melaksanakan upacara besar seperti pernikahan atau ngaben. Ini menjadi perhatian penting bagi krama Bali yang hendak melakukan kegiatan sakral maupun material.
Hari ini memang tidak termasuk rerainan besar, tetapi masuk dalam kategori waktu sensitif dalam siklus spiritual Bali. Sejumlah tanda dalam ala ayuning dewasa menunjukkan larangan serta petunjuk kegiatan apa yang sebaiknya dihindari atau dianjurkan. Inilah 13 tanda penting pada Jumat ini yang perlu diperhatikan:
1. Asuajeg Turun
Baik untuk membuat penakut, alat bunyi-bunyian seperti kentongan atau gamelan, dan berburu.
2. Geni Rawana
Baik untuk semua pekerjaan yang menggunakan api. Namun tidak baik untuk mengatapi rumah dan bercocok tanam.
3. Kajeng Lulunan
Tidak baik digunakan untuk membuat sok atau perlengkapan rumah tangga lainnya.
4. Kala Buingrau
Cocok untuk menebang kayu, membuat bubu, dan upacara pitra. Tidak disarankan membangun atau mengatapi rumah.
5. Kala Jangkut
Baik untuk membuat jaring, pencar, dan senjata.
6. Kala Sor
Tidak disarankan melakukan pekerjaan terkait tanah seperti membajak dan membuat terowongan.
7. Kala Temah
Bukan hari yang baik untuk melaksanakan dewasa ayu.
8. Panca Prawani
Tidak direkomendasikan untuk memilih hari baik dewasa ayu.
9. Pepedan
Baik membuka lahan pertanian. Tidak disarankan membuat peralatan dari besi.
10. Rangda Tiga
Hari ini tidak disarankan untuk melaksanakan pawiwahan (pernikahan).
11. Salah Wadi
Tidak cocok untuk upacara Manusa Yadnya seperti mapendes dan potong rambut, atau Pitra Yadnya seperti ngaben dan nyekah.
12. Taliwangke
Baik untuk memperbaiki pagar sawah dan tali pengikat padi. Tapi tidak baik memulai membuat benang tenun.
Artikel Terkait
Perjalanan Ke Tenganan Bali Tentang Tradisi Leluhur Dan Keberanian Lelaki Dalam Ritual Mekare Kare
Keunikan Tradisi Pembersihan Pura Dengan Air Laut Tengah Malam Di Klungkung Yang Jarang Terungkap
Generasi Z Bali Bangkitkan Tradisi Lontar Lewat Komunitas Aksara di Karangasem dan Badung
Tradisi Lezat Di Balik Asal Usul Babi Guling Paling Ramai Di Pulau Dewata