Mungkin kamu sudah terbiasa pakai to-do list buat atur waktu. Tapi, jujur aja, itu kan metode dasar banget, masih level pemula. Mau yang lebih efektif?
Coba deh kamu pakai sistem jadwal, kayak Google Calendar, untuk melihat gambaran besar keseharian dan aktivitas kamu. Pertanyaannya, apa kamu udah jago scheduling (penjadwalan) yang lebih dari sekadar to-do list biasa?
4. Atur Jadwal Setiap Kegiatan.
Value scheduling itu artinya kamu menjadwalkan semua hal yang sesuai sama nilai-nilai kamu sendiri, alias apa yang bener-bener kamu anggap penting dalam hidup. Pasti kamu sudah biasa menjadwalkan pekerjaan seperti meeting, tugas, briefing, ketemu klien, dan lain-lain. Tapi, jangan lupa, hidup itu bukan cuma soal pekerjaan!
Ada banyak hal penting lainnya. Misalnya, olahraga, belajar hal baru, baca buku, atau sekadar tidur yang cukup. Me time, main sama anak, quality time sama pasangan, dan masih banyak lagi. Kalau semua itu penting buat kamu, jangan ragu buat masukkan ke kalender kamu juga ya!
Dengan begitu, kamu bisa memastikan semua aspek penting dalam hidup kamu dapat perhatian yang seimbang.
5. Manfaatkan Aplikasi Jadwal.
Bayangkan to-do list yang lebih keren, yaitu to-do list visual dengan jadwal waktu yang jelas. Nah, dari situ kamu bisa dapatkan dengan aplikasi agenda seperti Google Calendar.
Cara paling efektif adalah kamu buat dulu daftar tugas di to-do list, lalu alokasikan waktu untuk setiap tugas itu.
Terakhir, kamu buat agenda di kalender untuk mengerjakan setiap tugas tersebut. Jadi, intinya, kamu pakai to-do list dulu buat catat semua tugas, baru kemudian atur jadwalnya di agenda.
6. Bikin Waktu Khusus.
Time Blocking adalah mendedikasikan waktu khusus untuk melakukan suatu aktivitas. Pertama, kamu tuliskan dulu agenda yang rutin kamu lakukan dengan pakai metode repetisi sehingga muncul agenda berulang.
Kemudian, tambahkan agenda yang gak rutin. Lalu, lihat to-do list, Alokasikan waktu dan buat agenda untuk mengerjakan semua tugas. Tambahkan juga kode warna untuk kategori dan level prioritas ya.
Artikel Terkait
Antara Inspirasi dan Kontroversi di Balik Pendiri Baba Rafi: Hendy Setiono Yang Dituduh Melakukan Money Laundry
Konsep Dasar Selling, Marketing, dan Branding yang Wajib Diketahui
Bangun Personal Branding Kuat dengan Rumus N-I-C-A