• Sabtu, 18 April 2026

Adeline Windy: Sang Praktisi Singing Bowl di Ubud yang Mengubah Keseharian Menjadi Harmoni

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:00 WIB
Adeline Windy, salah saeorang pengajar dan praktisi singing bowl di Ubud,Bali (Canva/PhotoApp)
Adeline Windy, salah saeorang pengajar dan praktisi singing bowl di Ubud,Bali (Canva/PhotoApp)

Baliinyourhands.com - Di tengah oasis kebudayaan dan spiritualitas Ubud, muncul sosok yang merangkul keseimbangan batin dan fisik melalui suara: Adeline Windy, pendiri Singing Bowl Indonesia dan praktisi serta instruktur singing bowl.

Ia tak hanya menyalakan getaran yang menenangkan, tapi juga membuka kelas—menciptakan ruang bagi siapa saja yang ingin menyembuhkan diri melalui vibrasi.

Adel, begitu panggilannya, memulai jalannya dalam dunia healing sejak era 2000-an. Ia meniti pelatihan prana healing, yoga, dan akhirnya sejak 2018 menekuni singing bowl secara mendalam. Ini bukan sekadar instrumen—bagi Adel, setiap denting adalah akses ke rileksasi dan penyembuhan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Sajian Kuliner untuk Karyawan dalam Perayaan HUT RI ke-80 yang Bikin Semangat Kerja

Menurut sebuah liputan terpercaya, Adel menjelaskan, “Singing bowl merupakan sejenis lonceng berbentuk mangkuk yang menghasilkan beragam suara…” Suara ini bukan sekadar nada; ia mampu menurunkan gelombang otak, membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

Getarannya? “Bisa masuk ke matriks energi… jika ada sumbatan dalam tubuh, getaran tersebut bisa membantu mengurainya, efeknya bisa seperti pijatan.”

Seorang peserta workshop level lanjutan di Ubud pernah berujar di review Google: “Joining the workshop in early August 2024 lead by mba @adelinewindy … mind-blowing experience… my husband’s back pain was disappearing after chakra massage.”  Itu bukan testimoni fiksi—ini kisah nyata dari orang-orang yang merasakan efek langsung.

Baca Juga: 10 Ide Lomba Seru untuk Staff dalam Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Tempat Kerja

Tak hanya memberikan kelegaan fisik, Adel juga membentuk komunitas. Seorang muridnya, Aga Salim, mengaku bahwa setelah mendapatkan singing bowl dari Adel, ia mendapat semacam dorongan: “Aga you have the knowledge and the torch has been passed on to you. Now it is the time for you to share.” Dari situ Aga mulai berbagi, bahkan menjadi fasilitator di Bali Spirit Festival 2024.

Selain membuka workshop di Ubud, Adel rutin membawa kelasnya ke kota-kota lain. Misalnya, acara bertajuk “Singing Bowl Meditation – Unwind your Week with Adeline Windy” di RAW by Strongbee, Jakarta, pada 16 Mei 2025—dengan tarif sekitar Rp 300.000 per sesi selama 90 menit. Pesertanya memuji suasana yang sangat menenangkan: “Love Adeline always” .

Bagi Adel, singing bowl adalah medium radikal untuk healing. Ia pernah bilang kepada media terkemuka detikHealth: suara dari singing bowl mampu mengubah gelombang otak—dari gamma ke theta—menjadi lebih fokus dan damai. “Suara singing bowl mengubah gelombang otak dari gamma ke beta […] sehingga ketika dalam kondisi kacau […] menggunakan singing bowl akan mampu membuat gelombang otak masuk ke kondisi mental dan body relaxation.” 

Kini, di Ubud, kelas-kelas sang Adel bukan sekedar pelatihan—melainkan ritual penyembuhan kolektif. Baik untuk depresi, ketegangan fisik, maupun ketidakharmonisan energi, sound healing lewat singing bowl mampu membangkitkan keseimbangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X