Survei Orami pada tahun 2022 turut menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh Ibu merasakan emosi positif ketika mendapatkan dukungan yang kuat dari suami, anak, orang tua, teman, serta lingkungan di sekitarnya.
Dukungan ini bukan hanya soal membagi pekerjaan, tetapi juga membangun lingkungan yang kooperatif dan saling memahami.
3. Lingkungan Kerja: Tanyakan Kabar Sang Ibu
Menjalani peran sebagai Ibu bekerja menghadirkan tantangan tersendiri tentang peran ganda, termasuk perihal tuntutan agar mampu menyeimbangkan urusan pekerjaan dengan kewajiban di rumah.
Baca Juga: 7 Trik Membuat Konten Ramai dan Viral, Engagement Auto Naik
Risiko burnout pun merupakan suatu hal yang sangat mungkin terjadi. Namun, memiliki rekan kerja yang bisa memahami dan diajak berbagi dapat menjadi salah satu sumber kekuatan bagi para working mom, terlebih mereka dengan situasi serupa.
Di tengah kondisi ini, menanyakan keadaan Ibu dapat menjadi langkah sederhana yang berdampak besar dalam menumbuhkan rasa berdaya para Ibu.
4. Lingkungan Komunitas: Mewujudkan Komunitas Ibu Berdaya
Para Ibu perlu menyadari bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi perjuangan ini, dan banyak Ibu lain yang juga membutuhkan dukungan serta inspirasi untuk tetap kuat dan berdaya.
Karena itu, terhubung dengan para Ibu lainnya dapat menjadi penguat di masa-masa sulit, seperti bergabung dalam komunitas untuk berbagi pengalaman, saling mendukung, dan menemukan solusi bersama.
Artikel Terkait
Ingin Tahu Mengapa Marketing Tetap Memerlukan Branding? Pelajari Artikel Ini!
Pahami! 6 Prinsip Jualan Dengan Copywriting Sehingga Makin Cuan di Liburan Nataru 2024
Lebih Cuan Bayar Influencer atau Pasang Ads? Kita Pahami Dulu Perbandingannya, Yuk!