Bali In Your Hands - Nama mendiang Kim Sae-ron kembali menjadi pusat perhatian setelah kanal YouTube GaroSero Research Institute mengungkap fakta mengejutkan mengenai penyebab kematiannya.
Dalam video yang diunggah pada Senin, 10 Maret 2025, keluarga mengklaim bahwa ada keterlibatan aktor Kim Soo-hyun dalam kisah pilu yang dialami Kim Sae-ron sebelum meninggal dunia pada 16 Februari 2025, yang bertepatan dengan ulang tahun Kim Soo-hyun.
Bibi mendiang mengungkap bahwa Kim Sae-ron dan Kim Soo-hyun pernah menjalin hubungan asmara selama enam tahun, sejak 2015 hingga 2021.
Baca Juga: 10 Tips dan Trik Memilih Waralaba Tepercaya dan Menguntungkan Finansial
Fakta ini mengejutkan banyak pihak, mengingat perbedaan usia keduanya mencapai 12 tahun.
Saat awal hubungan mereka, Kim Sae-ron masih berusia 15 tahun, sedangkan Kim Soo-hyun telah menginjak 27 tahun.
Isu ini memicu spekulasi tentang dinamika hubungan mereka dan tekanan yang mungkin dialami Kim Sae-ron selama bertahun-tahun.
Selain hubungan personal, tekanan finansial dari mantan agensinya, Gold Medalist, turut menjadi sorotan. Gold Medalist, yang menaungi Kim Sae-ron dari 2020 hingga 2022, adalah agensi yang didirikan oleh Kim Soo-hyun bersama sepupunya.
Agensi tersebut diketahui membayar ganti rugi sebesar 700 juta Won (sekitar Rp7,8 miliar) atas kasus DUI (Driving Under the Influence) yang menimpa Kim Sae-ron pada Mei 2022.
Pada awalnya, beban finansial tersebut tidak langsung dibebankan kepadanya. Namun, di tahun 2024, Kim Sae-ron tiba-tiba menerima perintah untuk segera mengembalikan dana tersebut, padahal saat itu ia sedang mengalami cancel culture dan kesulitan ekonomi.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Brunch di Bali Yang Bisa Kamu Coba
Dalam wawancara dengan GaroSero, ibu Kim Sae-ron akhirnya mengungkap alasan baru ia berani berbicara.
Ia merasa bahwa nama baik putrinya hancur akibat berbagai pemberitaan yang tidak adil. “Saya berbicara bukan untuk mencari keuntungan atau menciptakan konflik. Saya hanya ingin agar hidupnya dikenang sebagai seorang aktris yang dihormati,” ujar sang ibu dengan penuh haru.
Sebelumnya, keluarga Kim Sae-ron mengaku mengalami kesulitan untuk menyuarakan kebenaran karena berbagai media menolak menayangkan pernyataan mereka.