• Sabtu, 18 April 2026

600 Pohon Pisangnya Diduga Diracun Orang, Wanita Ini Ungkap Ada Tanda Bekas Suntikan di Batang: Ditinggal 2 Hari Langsung Menghitam

Photo Author
promedia, BaliInYourHands.com
- Kamis, 9 April 2026 | 10:00 WIB
Curhatan pilu petani perempuan yang pohon pisangnya diduga diracun (Promedia / bebyliza36)
Curhatan pilu petani perempuan yang pohon pisangnya diduga diracun (Promedia / bebyliza36)

Bali In Your Hands - Beredar di media sosial seorang wanita menangis karena kebun pohon pisang yang ia tanam mendadak rusak.

Mirisnya, ia menyebut ada sekitar 600 pohon pisangnya tiba-tiba layu dan daunnya hampir membusuk dalam waktu singkat.

Bukan karena kondisi alam, wanita bernama Siti Haliza itu menduga ratusan pohon pisangnya itu telah diracun oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Lumpia Jumbo Pasar Badung Denpasar, Camilan Mengenyangkan Hanya Rp 10.000

“Sumpah sakit banget, 600 pohon pisangku disuntik racun sama orang. Demi Allah aku nggak ikhlas,” tulisnya dalam keterangan unggahannya di akun TikTok @bebyliza36, dikutip pada Selasa, 7 April 2026.

 

Menduga Ada Pihak yang Iri, Suntik Racun ke Pohonnya

Dalam video yang berdurasi hampir 4 menit itu, Siti Haliza mengatakan ada orang jahat yang sengaja menyuntikkan racun ke pohon pisangnya.

“Jahat kau ya. Kalian bayangkan tabungan kami habis untuk berladang, ini tanganku sampai gemeteran,” ujarnya sambil terduduk di ladang yang tak disebutkan lokasinya itu.

Baca Juga: Lanzhou Lamian di Jimbaran Bali: Mie Autentik Halal Langsung dari Resep Asli Cina

“Gimana ku bilang nggak jahat, kalian tengok pohon pisangku ini. Itu bagian sana semua habis, hitam semua disuntik sama orang. Kami nggak lihat kelakuanmu, tapi Allah lihat semuanya. Nggak ridho aku,” sambungnya sambil terisak.

Ia kemudian mengatakan kerugiaan jutaan rupiah karena pohon pisangnya yang rusak.

 

Daun Tiba-tiba Menghitam, Sebut Ada Bekas Suntikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina Maria

Sumber: Berbagai Sumber, Bali In Your Hands

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X