• Sabtu, 18 April 2026

Flora Christin: Berselancar Cantik Dengan Kebaya di Bali

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Senin, 14 April 2025 | 15:00 WIB
Flora Christin peselancar longboard yang mengenakan kebaya (Instagram/FloraChristin)
Flora Christin peselancar longboard yang mengenakan kebaya (Instagram/FloraChristin)

Baliinyourhands.com - Di tengah deburan ombak Bali yang memikat, seorang peselancar perempuan asal Indonesia, Flora Christin Butarbutar, mencuri perhatian dengan aksi uniknya: berselancar sambil mengenakan kebaya.

Penampilannya yang memadukan olahraga ekstrem dengan busana tradisional ini bukan hanya menjadi sorotan media, tetapi juga simbol perayaan budaya dan pemberdayaan perempuan.

Menari di Atas Ombak dengan Kebaya

Flora tampil memukau dalam balutan kebaya Bali berwarna putih, dipadukan dengan kain batik dan tusuk konde yang menghiasi rambutnya.

Baca Juga: Pulau Menjangan: Surga Tersembunyi di Ujung Barat Bali

Aksi ini merupakan bagian dari 'The Pearl Project', sebuah inisiatif yang bertujuan menginspirasi perempuan Asia untuk mengejar impian mereka melalui selancar, sambil tetap menghormati budaya lokal. 

Meskipun mengenakan kebaya yang biasanya tidak elastis, Flora tetap lincah menari di atas papan selancar. Ia ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa kuat, berani, dan tetap mempertahankan identitas budaya mereka. 

Perjalanan Flora Menjadi Peselancar

Lahir di Sumatera Utara, Flora memulai kariernya di dunia selancar pada usia 25 tahun setelah meninggalkan pekerjaannya di Jakarta. Ia menetap di Bali dan mulai serius menekuni selancar longboard.

Baca Juga: Menyusuri Jalur Timur Nusa Penida: Keindahan Lain Pulau Dewata yang Tersembunyi

Dalam waktu singkat, Flora berhasil meraih berbagai prestasi, termasuk juara pertama di Khaolak Surf Festival 2023 dan medali perunggu di Festival Olahraga Nasional 2024 di Aceh. 

Menginspirasi Generasi Muda

Selain berkompetisi, Flora juga aktif sebagai pelatih sukarela untuk anak-anak di Batu Karas. Melalui aksinya berselancar dengan kebaya, ia ingin menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya mereka dan menunjukkan bahwa olahraga modern dapat berpadu dengan tradisi tanpa kehilangan esensinya. 

Penampilan Flora yang berani dan anggun telah menuai pujian dari berbagai kalangan, bahkan ia mendapat julukan seperti "Putri Duyung" dan "Ratu Pantai Selatan". 

Baca Juga: Petualangan Jelajah Barat Nusa Penida: Pesona Alam yang Menyihir Jiwa

Flora Christin Butarbutar telah membuktikan bahwa keberanian untuk berbeda dan mencintai budaya sendiri dapat menciptakan dampak yang luar biasa.

Dengan berselancar mengenakan kebaya, ia tidak hanya menantang batasan, tetapi juga membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk berani mengejar impian mereka sambil tetap menjunjung tinggi identitas budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X