national-news

Deddy Corbuzier Sukses Berbisnis Kuliner Lewat Humble Baker dan Gadang Barubah

Sabtu, 9 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Deddy Corbuzier makin serius terjun ke bisnis kuliner (Instagram/HumbleBaker)

Baliinyourhands.com - Di balik imejnya sebagai mentalist dan podcaster kenamaan, Deddy Corbuzier kini juga dikenal sebagai pebisnis kuliner yang sukses. Lewat dua brand yang ia bangun bersama tim kepercayaannya—Humble Baker dan Gadang Barubah—Deddy membuktikan bahwa ketajaman intuisi dan strategi bisnis bisa menjadi resep utama meraih pasar kuliner yang kompetitif di Indonesia.

Humble Baker yang terkenal lewat roti dan pastry artisan-nya, pertama kali mencuri perhatian publik melalui strategi penjualan sistem pre-order. Alih-alih membuka toko fisik secara langsung, brand ini mengandalkan pemasaran digital dan menciptakan kelangkaan yang justru meningkatkan minat beli. Kualitas premium dan presentasi produk yang estetis membuat Humble Baker tak butuh waktu lama untuk viral, terutama di kalangan pecinta pastry di kota-kota besar.

Sementara itu, Gadang Barubah, lini kuliner khas Minang yang baru diluncurkan tahun 2024 lalu, menampilkan sisi berbeda dari Deddy Corbuzier. Mengangkat cita rasa otentik masakan Padang dengan pendekatan modern, Gadang Barubah menyasar generasi muda yang mendambakan rasa rumahan dalam kemasan kekinian.

Baca Juga: Ramai Tapi Kontroversial, Restoran Gigi Susu di Canggu Jadi Sorotan Netizen Muslim Karena Menu Babi

Dengan konsep dapur cloud kitchen dan kemitraan strategis dengan platform pemesanan makanan online, restoran ini menjangkau lebih banyak konsumen tanpa batasan lokasi fisik.

Keberhasilan dua bisnis ini tidak lepas dari strategi branding yang kuat. Nama Deddy Corbuzier menjadi daya tarik awal, namun yang membuat pelanggan kembali adalah kualitas produk dan konsistensi pelayanan. Dalam berbagai kesempatan, Deddy menekankan pentingnya manajemen yang profesional dan fokus pada rasa, bukan sekadar menjual nama besar.

Deddy juga dikenal tak segan memanfaatkan kekuatan media sosial, termasuk kanal YouTube dan Instagram-nya yang memiliki jutaan pengikut, untuk mempromosikan produk secara organik. Namun ia juga cerdas menjaga kredibilitas dengan tidak terlalu sering “jualan” secara langsung. Alih-alih, ia kerap menampilkan proses di balik layar, menciptakan keterlibatan emosional antara brand dan audiens.

Baca Juga: 5 Tips Sukses Memulai Usaha Donat Sistem PO: Modal, Branding, dan Strategi Penjualan

Faktor lain yang patut dicatat adalah keberanian Deddy dalam mengeksplorasi pasar yang berbeda. Dari pastry premium hingga makanan rumahan berbumbu kuat, ia menunjukkan pemahaman akan diversifikasi yang jarang dimiliki publik figur. Pendekatannya menunjukkan bahwa dunia kuliner bukan hanya tentang rasa, tapi juga tentang pengalaman dan storytelling yang dibangun secara konsisten.

Tanpa banyak gembar-gembor, Humble Baker kini telah memiliki basis pelanggan loyal yang rela antre sejak dini hari saat pre-order dibuka. Sedangkan Gadang Barubah mulai melebarkan sayap ke luar Jakarta melalui sistem franchise dan kolaborasi dengan mitra lokal.

Dalam dunia hiburan, Deddy Corbuzier dikenal sebagai sosok yang inovatif dan adaptif. Karakter yang sama ia bawa ke dunia bisnis kuliner—dengan visi jangka panjang, keberanian mengambil risiko, dan komitmen terhadap kualitas. Ia bukan hanya menjual makanan, tapi juga membawa standar baru dalam berbisnis kuliner di era digital.

Jika ada pelajaran dari perjalanan Deddy di dunia kuliner, itu adalah bahwa kesuksesan tak datang dari popularitas semata, melainkan dari konsistensi, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.

Tags

Terkini