national-news

Drama Warisan Rp1,3 Triliun Barbie Hsu antara Cinta, Kontroversi, dan Kesetiaan di Tengah Duka

Senin, 10 Februari 2025 | 22:44 WIB
Drama Warisan Rp1,3 Triliun Barbie Hsu antara Cinta, Kontroversi, dan Kesetiaan di Tengah Duka (veronica ellen)

Bali In Your Hands - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Asia setelah Barbie Hsu, aktris Taiwan yang dikenal sebagai pemeran Shan Cai dalam Meteor Garden, meninggal dunia pada , 2 Februari 2025. Namun, lebih dari sekadar kehilangan sosoknya, warisan Barbie Hsu yang mencapai Rp1,3 triliun justru memicu drama keluarga yang menyita perhatian publik.

Baca Juga: 5 Tarian Sakral Bali yang Paling Mistis dan Berdaya Magis, Berani Menyaksikan?

Sebagai suami yang sah, DJ Koo, musisi Korea Selatan yang menikahi Barbie Hsu pada 2022, memiliki hak atas sebagian besar warisan mendiang. Namun, keputusannya justru mengejutkan publik. Ia memilih untuk menyerahkan seluruh hak warisnya kepada ibu mertua, Huang Chun-mei. "Semua warisan itu terselamatkan melalui keringat dan air mata Hee-won (nama asli Barbie Hsu) semasa hidupnya untuk melindungi keluarga tercinta. Maka dari itu, aku berencana menyerahkan seluruh wewenang atas diri saya kepada ibu mertua saya," ungkap DJ Koo dalam pernyataan resminya.

Sikapnya ini menuai pro dan kontra. Beberapa pihak memuji kesetiaan DJ Koo kepada keluarga Barbie, sementara yang lain justru mempertanyakan motif di balik keputusan tersebut.

Selain menyerahkan hak warisnya, DJ Koo juga memastikan bahwa kedua anak Barbie Hsu dari pernikahan sebelumnya dengan pengusaha Tiongkok, Wang Xiaofei, tetap mendapatkan hak mereka secara penuh. Ia menyatakan akan mengambil jalur hukum demi menjaga hak anak-anak hingga mereka dewasa. "Saya berencana mengambil jalur hukum melalui pengacara untuk melindungi anak-anak saya hingga mereka dewasa agar tidak dijamah oleh orang jahat," tambahnya.

 

Di tengah pujian atas sikapnya, DJ Koo tak luput dari tuduhan miring. Rumor menyebar bahwa ia telah mengambil polis asuransi jiwa atas nama Barbie Hsu sebelum kematiannya. Tuduhan ini dengan cepat dibantah oleh Angelina Liao, manajer mendiang.

"Pria sejati adalah seseorang yang melindungi anak-anak Barbie Hsu dari sudut pandangnya," tulis Angelina Liao dalam pernyataan publiknya pada Jumat, 7 Februari 2025. Ia menegaskan bahwa selama tiga tahun bersama DJ Koo, Barbie Hsu menjalani masa-masa paling bahagia dalam hidupnya. "Sementara kami diam-diam berduka, pihak lain mati-matian menyebarkan kebohongan," imbuhnya.

Drama tidak berhenti di situ. Wang Xiaofei, mantan suami Barbie Hsu, dikabarkan tengah berjuang untuk mendapatkan hak asuh anak-anak mereka. Perselisihan ini semakin memanas setelah kematian sang aktris, diiringi dengan berbagai spekulasi yang memperkeruh suasana. Salah satu klaim yang beredar adalah bahwa ibu Wang Xiaofei telah membiayai pemakaman Barbie Hsu di Jepang. Rumor ini kemudian dibantah oleh Dee Hsu, adik mendiang.

"Saya tidak dapat memahami mengapa kebohongan tentang Wang Xiaofei yang mengatur penerbangan ini muncul," ujar Dee Hsu pada Kamis, 6 Februari 2025. Ia menegaskan bahwa keluarga mereka memiliki kendali penuh atas pemakaman dan kepulangan jenazah ke Taiwan.

Di balik kisah warisan dan kontroversi ini, ada pelajaran berharga tentang cinta, tanggung jawab, dan pengorbanan. Keputusan DJ Koo menunjukkan bahwa keluarga bukan hanya tentang hubungan darah, tetapi juga tentang loyalitas dan komitmen. Sementara itu, perselisihan yang terjadi mengingatkan kita akan pentingnya komunikasi yang sehat dalam menghadapi situasi sulit.

Barbie Hsu telah pergi, tetapi warisannya tidak hanya berupa harta, melainkan juga kisah kehidupan yang penuh warna, cinta, dan keteguhan hati. Dunia mungkin kehilangan seorang bintang, tetapi kenangannya akan selalu bersinar di hati para penggemar.

 

 

 

Tags

Terkini