national-news

Tren #KaburAjaDulu Ramai di Sosmed, Istana: Jangan Jadi Pendatang Haram

Rabu, 19 Februari 2025 | 16:00 WIB
Fenomena Kabur Aja Dulu marak di kalangan anak muda (pexels/adrianagawin)

Baliinyourhands.comTren sosial media saat ini tengah ramai dengan tagar #KaburAjaDulu, terutama dari kalangan muda, baik di platform X, TikTok maupun Instagram.

Tagar tersebut berisi tentang ajakan atau keinginan untuk meninggalkan Indonesia dan mencari peruntungan ke luar negeri.

Tren #KaburAjaDulu makin ramai usai banyak terjadi PHK massal hingga kabar efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.

Baca Juga: 4 Fakta Terkini Harvey Moeis yang Belum Menyerah Lawan Vonis Banding 20 Tahun, Salah Satunya Hakim Sebut Tak Ada Lagi ‘Keringanan’

Ramainya tagar ini karena banyak WNI yang ingin mencari pekerjaan di luar negeri, menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli justru menjadi tantangan Indonesia untuk membuka banyak lapangan pekerjaan.

Bekerja di Luar Negeri untuk Meningkatkan Skill dan Kembali Membangun Indonesia

Menaker Yassierli mengatakan jika tagar tersebut adalah bentuk penyampaian aspirasi dan menjadi perhatian untuk pemerintah.

Menurutnya, pemerintah memiliki tantangan untuk memperbanyak lapangan pekerjaan.

“Ini tantangan buat kami kalau memang itu adalah terkait dengan aspirasi mereka,” ujar Menaker Yassierli saat menemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 17 Februari 2025.

Baca Juga: Mengenal Jendral Besar Belanda yang Tewas di Bali: Andreas Victor Michiels

Ia juga membenarkan kalau ada kesempatan yang terbuka untuk bekerja di luar negri.

“Ayo pemerintah create better jobs, itu yang kemudian menjadi catatan dan concern kami,” imbuhnya.

Menurutnya meningkatkan skill di luar negeri bisa untuk membangun negeri saat kembali nanti.

“Memang di satu sisi saya melihat ada kesempatan kerja di luar, memang ada ya jadi semangatnya bukan kabur,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini