4. Bangladesh
Di Bangladesh, Ramadhan adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan berbuka dengan makanan khas seperti chola, piyaju, dan jilapi.
Salah satu tradisi unik di negara ini adalah adanya "Iftar Mahfil," di mana berbagai komunitas, organisasi, dan perusahaan menyelenggarakan buka puasa bersama secara besar-besaran.
5. Nigeria
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di Afrika, Nigeria memiliki banyak tradisi khas saat Ramadhan.
Salah satunya adalah kebiasaan berbagi makanan dengan tetangga dan masyarakat sekitar. Makanan berbuka yang populer di Nigeria antara lain akara (kue dari kacang tanah), moin-moin (kue dari kacang merah), dan kunu (minuman tradisional).
Baca Juga: Mass Market Versus Niche Market: Mana yang Tepat untuk Bisnismu?
6. Mesir
Di Mesir, Ramadhan dirayakan dengan penuh kegembiraan. Salah satu tradisi khas yang paling terkenal adalah pemasangan "Fanous," yaitu lentera-lentera cantik yang menerangi jalanan dan rumah-rumah selama bulan suci.
Masyarakat Mesir juga memiliki tradisi unik bernama "Mesaharati," di mana seseorang akan berjalan di jalanan sambil memainkan drum untuk membangunkan warga agar sahur.
7. Turki
Turki memiliki budaya Ramadhan yang unik dengan perpaduan Islam dan warisan Ottoman. Salah satu tradisi yang masih lestari adalah penampilan para pemain drum keliling yang membangunkan masyarakat untuk sahur.
Baca Juga: 10 Negara dengan Penduduk Indonesia Diaspora Terbanyak di Luar Negeri
Selain itu, berbagai masjid di Turki memasang lampu-lampu hias bertuliskan pesan-pesan religius, yang disebut "Mahya."
8. Iran
Di Iran, Ramadhan dirayakan dengan penuh kekhusyukan. Salah satu kebiasaan unik adalah "Nazri," yaitu tradisi memasak dan membagikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Selain itu, masyarakat Iran sering menghabiskan malam-malam Ramadhan dengan membaca doa-doa khusus dan memperbanyak ibadah di masjid.
9. Arab Saudi
Sebagai pusat Islam, Arab Saudi memiliki suasana Ramadhan yang sangat kental. Mekkah dan Madinah menjadi tempat yang paling ramai dikunjungi umat Muslim dari seluruh dunia.
Baca Juga: Topik Buku yang Wajib Dibaca di Usia 20-30an untuk Berkembang
Selama bulan suci, banyak warga Saudi yang berbagi makanan berbuka secara gratis di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Hidangan khas berbuka seperti tamar (kurma) dan qahwa (kopi Arab) selalu hadir dalam setiap iftar.
Artikel Terkait
Tren #KaburAjaDulu Ramai di Sosmed, Istana: Jangan Jadi Pendatang Haram
10 Negara dengan Penduduk Indonesia Diaspora Terbanyak di Luar Negeri
Sorotan Khusus: Aksi ‘Indonesia Gelap’ yang Bakal Geruduk Istana Negara di Momen Pelantikan Kepala Daerah, Begini 13 Tuntutan Mahasiswa