- Peluncuran BPI Danantara untuk Hilirisasi SDA
Prabowo meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mempercepat hilirisasi sektor strategis seperti mineral, batu bara, minyak bumi, gas bumi, perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan.
Danantara bertujuan untuk mendanai proyek hilirisasi sehingga industri dalam negeri dapat lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.
Selain strategi perdagangan internasional, Prabowo juga fokus pada penguatan konsumsi dalam negeri untuk menjaga stabilitas ekonomi. Salah satu langkah utamanya adalah:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MBG ditargetkan menjangkau 82 juta penerima manfaat pada akhir 2025 untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Jogging Track di Sepanjang Pantai di Bali untuk Jogging dan Bersepeda
Dengan meningkatnya daya beli, industri dalam negeri dapat tetap bertahan meskipun ada tekanan dari kebijakan tarif AS.
- Pendirian 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan perputaran uang di daerah.
Dengan kombinasi strategi ekspansi perdagangan global, hilirisasi sumber daya alam, dan penguatan ekonomi domestik, Prabowo berupaya menjadikan Indonesia lebih tahan terhadap guncangan eksternal, termasuk dari kebijakan proteksionisme AS.
Artikel Terkait
Soda Gembira Dinobatkan Minuman Terbaik ke-7 di Asia Tenggara Versi Taste Atlas
Mengenal Kuliner Lebaran Khas Indonesia Barat: Timphan Aceh dan Lemang Lampung
Kopi Tubruk Minuman Peringkat 8 Terbaik di Asia Tenggara Versi Taste Atlas: Asal Usul, Keunikan, dan Cara Membuatnya
Tren Foto AI Ghibli: Pro-Kontra dan Pelajaran bagi Pengusaha
Tren TikTok Tari Tangan Velocity: Fenomena Baru dalam Silaturahmi Lebaran 2025
Mengenal Maxime Bouttier: Aktor Yang Dibesarkan di Bali dan Menjadi Tunangan Luna Maya
Dimulai 3 April 2025, Ini Jam dan Lokasi One Way, Contraflow, hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025