“Sekolah Rakyat walaupun dilaksanakan oleh Kementerian Sosial itu juga untuk anak-anak di daerah. Sekolah Unggulan Garuda juga sama, dirasakan di berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.
Tak hanya pendidikan dan sosial, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk subsidi energi dan kompensasi Rp381,3 triliun, subsidi pupuk, subsidi KUR, hingga tunjangan profesi guru dan dosen non-PNS senilai Rp63,5 triliun.
“Di dalam ini juga termasuk tunjangan profesi guru yang bukan merupakan ASN. Mereka mendapatkan Tunjangan Profesi Guru dan Dosen sebanyak Rp63,5 triliun,” jelas Sri Mulyani.
Secara rinci, anggaran Rp1.376,9 triliun itu terbagi ke berbagai program, mulai dari PKH Rp28,7 triliun, PIP dan beasiswa Rp63,6 triliun, Kartu Sembako Rp43,8 triliun, hingga alokasi untuk pembangunan infrastruktur.
Artikel Terkait
Kado HUT RI ke-80: QRIS Terbang ke Cina hingga Jepang, BI Sebut sebagai Game Changer Sejak 6 Tahun Lalu
Setya Novanto Resmi Bebas Bersyarat Usai Jalani 7 Tahun Penjara Kasus e-KTP
Beberapa Daerah Bergejolak karena PBB Naik, Mendagri Ungkap Hanya Bisa Mengintervensi Tanpa Wewenang Membatalkan
Stok Beras Bulog Menggunung, Kemendagri Beberkan Risiko RI Merugi usai Distribusi Belum Jangkau Target 7.100 Ton per Hari
Update Kebijakan Tarif Trump: dari Suku Cadang Mobil hingga Furnitur, Kini Kena Dampak