Zat besi dalam Maltofer hadir dalam bentuk Iron Polymaltose Complex (IPC), yaitu zat besi unik dengan mekanisme pelepasan zat besi terkendali sehingga dapat diserap sesuai kebutuhan tubuh.
“Dengan formulasi Iron Polymaltose Complex (IPC) yang bekerja cerdas, Maltofer tidak hanya menawarkan efektivitas dalam membantu mengatasi kekurangan zat besi, tetapi juga kenyamanan penggunaannya dengan profil efek samping saluran cerna yang lebih rendah, seperti konstipasi, mual, dan muntah.
Selain itu, Maltofer dapat dikonsumsi kapan saja tanpa perlu jeda dengan makanan dan minuman, berbeda dengan garam besi seperti Ferrous sulfate (Fe²⁺) yang umumnya perlu diberikan dengan jarak 1-2 jam.
Baca Juga: Wisata Kuliner Bali Instagramable Dengan Suasana Unik Dan Cita Rasa Autentik
Hal ini membantu meningkatkan kepatuhan dalam konsumsi. Kami berharap Maltofer dapat menjadi solusi yang lebih tepat, praktis, dan berkelanjutan bagi masyarakat dalam menjaga kecukupan zat besi,” tambah Debi.
Sejalan dengan upaya edukasi tersebut, perspektif medis menjadi penting untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat.
Dari sisi medis, dr.Lucky Yogasatria Sp.A, Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi menjelaskan, “Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan kemampuan belajar.
Baca Juga: 6 Wisata Alam Dan Budaya Bali Yang Keren Instagramable
Kebutuhan zat besi perlu diperhatikan sejak dini, mulai dari bayi hingga usia dewasa, terutama pada periode pertumbuhan, masa remaja, sebelum kehamilan, hingga selama kehamilan.
Pada masa kehamilan, kecukupan zat besi sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu, pertumbuhan janin, serta membantu menurunkan risiko bayi lahir dengan cadangan zat besi yang rendah, sehingga dapat menekan potensi kekurangan zat besi pada bayi sejak awal kehidupan.”
Ia pun melanjutkan, “Pemenuhan zat besi sebaiknya diutamakan dari pola makan bergizi seimbang, namun pada kondisi tertentu suplementasi dapat dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Baca Juga: 5 Jenis Olahraga Paling Efektif Membakar Kalori Dengan Cara Seru Dan Hasil Maksimal
Saat ini, tersedia berbagai pilihan suplementasi zat besi oral, termasuk dalam bentuk Iron Polymaltose Complex (IPC), yang memiliki karakteristik pelepasan zat besi yang lebih terkendali sehingga membantu penyerapan sesuai kebutuhan tubuh, cenderung lebih nyaman di saluran pencernaan, serta dapat dikonsumsi bersama makanan.”
Untuk menjangkau kebutuhan di setiap tahap kehidupan, Maltofer hadir dalam berbagai pilihan sediaan yang dirancang sesuai usia:
Artikel Terkait
Mengapa Pentingnya Storytelling dalam Kampanye & Konten Marketing, Temukan Jawabannya di Sini!
Artotel Sanur Mengangkat Kekayaan Budaya Lokal Melalui Kampanye Like a Local
Bali Fashion in New York : Kampanye Digital yang Membawa Industri Fesyen Bali ke Panggung New York Fashion Week 2026
Tragedi Anak SD di Ngada : Ketika Kemiskinan, Tekanan Sekolah, dan Kesehatan Mental Bertemu
Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Masa Kecil : Cara Kerja dan Manfaatnya bagi Kesehatan Mental