Bali In Your Hands - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,6 mengguncang wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara (Malut) pada Kamis, 2 April 2026.
Insiden tersebut dilaporkan telah menimbulkan dampak kerusakan pada sejumlah fasilitas publik di lokasi kejadian.
Getaran kuat tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan bangunan di wilayah Malut hingga Sulawesi Utara (Sulut).
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Malam Bali Paling Dicari Turis Dengan Suasana Unik dan Berkelas
Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Kamis, 2 April 2026, gempa bermagnitudo 7,6 itu juga dirasakan warga di wilayah Manado, Sulut, pada pukul 05.48 WIB.
"Terdapat penampakan gedung KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Manado yang mengalami kerusakan parah," tulis postingan itu.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden gempa bumi yang menerjang kawasan Malut hingga Sulut itu? Berikut ulasannya.
Baca Juga: Transformasi Diri Lewat Wellness Bali Melalui Terapi Unik dan Spiritual
Gedung KONI Manado Ambruk
Pada cuplikan video yang beredar, terlihat serpihan reruntuhan akibat gempa dahsyat tersebut.
"Gedung KONI Manado yang ambruk juga mengakibatkan 1 orang yakni pemilik kantin meninggal dunia di lokasi," ungkap postingan tersebut.
Hal tersebut, dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan.
Baca Juga: Les Tari Teater Kini Berseri Suguhkan Kritik Lingkungan Dengan Gaya Kocak Dan Sakral
Jemmy menuturkan, terdapat beberapa bagian bangunan di area KONI yang runtuh akibat guncangan yang berlangsung lebih dari satu menit tersebut.