• Sabtu, 18 April 2026

3 Fakta Menohok Kontroversi Band Sukatani vs Polri, Salah Satunya Soal Lagu Perlawanan ke Oknum Polisi hingga Ditarik dari Peredaran

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 18:00 WIB
Band Sukatani dengan lagunya Bayar Bayar Bayar Menuai Kontroversi (Website/bandcamp)
Band Sukatani dengan lagunya Bayar Bayar Bayar Menuai Kontroversi (Website/bandcamp)

Baca Juga: 10 Makanan Pembuka atau Takjil Paling Populer di Indonesia dan Sejarahnya

"Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kerap menegaskan hal tersebut kepada seluruh jajaran," tegasnya.

Sementara itu, polisi tidak menjawab saat ditanya apakah permintaan maaf Band Sukatani karena faktor tekanan.

 

  • Band Sukatani Sering 'Teriak' Soal Perlawanan

 

Bagi yang belum tahu, Sukatani adalah band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah. Sebagai pendatang baru di skena musik, Sukatani sering teriak soal perlawanan.

Mereka diisi oleh Twister Angel sebagai vokalis dan Alectroguy sebagai gitaris sekaligus produser. 

Sukatani mulai menggebrak sejak awal Oktober 2022 dan makin dikenal dengan gaya nyentrik mereka 'balaclava' serta aksi berbagi sayur yang jadi ciri khas mereka.

Debut album mereka, Gelap Gempita, dirilis pada 24 Juli 2023. Musik Sukatani kental dengan nuansa post-punk yang dibalut sensibilitas new wave ala 80-an. 

Penggunaan dialek Banyumasan dalam lirik-liriknya, membuat karya lagu mereka terasa lebih dekat dengan budaya lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X