• Sabtu, 18 April 2026

Paus Fransiskus Mengalami Kondisi Double Pneumonia, Ini Penjelasan yang Bikin Kesehatannya Menurun hingga Butuh Transfusi Darah

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Minggu, 23 Februari 2025 | 16:00 WIB
Paus Fransiskus sedang sakit double pneumonia (pexels/azratubaamir)
Paus Fransiskus sedang sakit double pneumonia (pexels/azratubaamir)

Baliinyourhands.com - Umat Katolik sedunia sedang merasa sedih dan khawatir.

Hal ini dikarenakan Vatikan sejak Sabtu, 22 Februari 2025 waktu setempat mengumumkan jika kondisi kesehatan Paus Fransiskus tengah menurun.

Vatikan juga menyebut kondisi Paus Fransiskus kritis dan memerlukan transfusi darah hingga tambahan oksigen.

Dalam keterangan yang diberikan oleh Vatikan, kesehatan Paus Fransiskus bahkan telah memburuk selama 24 jam terakhir.

Baca Juga: Sejarah Warga Negara Asing Mulai Tinggal dan Menetap Di Bali Dari Abad 16

Paus Fransiskus sendiri telah dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma sejak Jumat, 14 Februari 2025.

Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kesulitan bernapas selama beberapa hari dan kemudian didiagnosis menderita pneumonia di kedua paru-parunya.

Double pneumonia yang diderita oleh Paus Fransiskus adalah infeksi serius yang dapat meradang dan melukai kedua paru-paru, sehingga membuat sulit bernapas. 

Baca Juga: 5 Ustadz dan Ustadzah Populer Memberikan Tausiyah Selama Bulan Suci Ramadhan

Apa Itu Double Pneumonia?

Penumonia sendiri adalah peradangan pada paru-paru, biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. 

Sedangkan double Pneumonia juga disebut sebagai pneumonia bilateral yang gampangnya berarti kedua paru-paru terdampak.

Ketika seseorang menderita pneumonia, kantung kecil di paru-paru yang disebut alveoli akan berisi nanah dan cairan.

Baca Juga: Soroti Fenomena ‘Kabur Aja Dulu’ Jadi Komparasi Sosial, Peneliti Anak Muda Tanah Air Ini Sebut Ada FOBO yang Selimuti Pola Pikir Gen Z

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X