• Sabtu, 18 April 2026

Paus Fransiskus Mengalami Kondisi Double Pneumonia, Ini Penjelasan yang Bikin Kesehatannya Menurun hingga Butuh Transfusi Darah

Photo Author
Myrna Soeryo, BaliInYourHands.com
- Minggu, 23 Februari 2025 | 16:00 WIB
Paus Fransiskus sedang sakit double pneumonia (pexels/azratubaamir)
Paus Fransiskus sedang sakit double pneumonia (pexels/azratubaamir)

Sehingga membuat pernapasan terasa nyeri dan membatasi asupan oksigen.

Gejala yang muncul bisa berupa batuk, termasuk batuk berlendir, sesak napas, demam, nyeri dan nyeri, kelelahan, dan kebingungan.

Seberapa Serius Double Pneumonia Ini?

Sembuh dari pneumonia bisa terjadi setelah perawatan selama beberapa minggu.

Namun, waktu untuk cepat terbebas dari penyakit ini juga bergantung kepada beberapa faktor lainnya.

Seperti pada usia, di mana bayi berisiko pada pneumonia dan orang dewasa di atas 65 tahun, serta mereka yang memiliki penyakit kardiovaskular atau penyakit paru-paru yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Kontenmu dengan Checklist Sederhana Ini

Paus juga termasuk dalam golongan rentan pneumonia ini.

Ia sangat rentan terhadap infeksi paru-paru karena saat masih muda ia menderita radang selaput dada dan salah satu paru-parunya diangkat.

Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus 

Paus Fransiskus menderita pneumonia setelah dirawat di rumah sakit pad pekan lalu karena infeksi pernapasan.

Ditambah dua kondisi saluran napas lainnya yang ia miliki, yaitu bronkiektasis dan bronkitis asma.

Baca Juga: 3 Fakta Menohok Kontroversi Band Sukatani vs Polri, Salah Satunya Soal Lagu Perlawanan ke Oknum Polisi hingga Ditarik dari Peredaran

Dalam kondisi Paus Fransiskus ini, pneumonia bilateral lebih serius karena mempengaruhi kedua paru-paru, yang berarti pasien memiliki kapasitas paru-paru yang kurang sehat untuk bernapas.

Vatikan mengungkapkan infeksi pernapasan awal yang dialami Paus sebagai polimikroba.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Myrna Soeryo

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X