Investigasi lebih lanjut membuka tabir yang mengejutkan: tidak pernah ada penculikan.
Semua hanyalah skenario yang dirancang Arlin sendiri.
Dalam video klarifikasi yang dirilis pihak kepolisian, Arlin muncul didampingi Adella.
Mengenakan masker dan berbicara dengan suara pelan, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
"Kami mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi... kepada pihak sekolah, orang tua murid, dan seluruh masyarakat..." ucap Arlin dengan suara bergetar.
Motif dari aksinya pun ia ungkapkan, dan hal itu mengiris hati siapa pun yang mendengarnya.
"Adella sangat merindukan papanya... dan saya hanya ingin papanya pulang, agar Adella bisa bertemu lagi dengannya."
Meski Arlin mengakui kesalahannya dan kembali menyampaikan permintaan maaf, reaksi masyarakat justru berbalik.
Banyak yang merasa kecewa dan marah karena merasa telah dibohongi secara emosional.
"Gillaaaaa orang sampe ga bisa tidur kita berdoa sm Tuhan sampe nangis air mata keluar ga taunya cuma prank kurang ajar banget," tulis seorang netizen.
"Sekolah se Cinere sampai panik," ungkap netizen lainnya.
Sementara satu komentar menyampaikan kekhawatiran yang lebih dalam, "Berikutnya ilang beneran gk ad yg percaya."
Apa yang dilakukan Arlin kini menjadi sorotan tajam.
Aksi yang didasari niat pribadi justru meninggalkan luka sosial dan ketidakpercayaan yang sulit diperbaiki dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Asal Usul Easter Bunny: Simbol Kemeriahan Paskah yang Penuh Makna Di Balik Kelucuannya
Starbucks Coffee Indonesia Diboikot? Ini Fakta, Dampak, dan Respons Resminya
Kabar Duka dari Vatikan, Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun
Apa yang Terjadi Setelah Paus Fransiskus Meninggal Dunia? Ini Tahapan Proses Sampai Paus Baru Terpilih
Sejarah Kepemimpinan Paus dan Lahirnya Negara Vatikan: Dari Takhta Suci ke Negara Terkecil di Dunia
Mengungkap Proses Konklaf: Tradisi Tertutup Pemilihan Paus yang Sarat Sejarah dan Misteri
AI: Harapan atau Ancaman? Pandangan Terbelah Para Pemimpin Teknologi Dunia