Mengaku Terima Kekerasan Fisik
Korban juga menyebutkan bahwa pacarnya mendapat kekerasan fisik dari salah satu orang di lokasi.
Selain itu, saat ditegur pun tidak ada permintaan maaf, tapi marah dan berujung perselisihan seperti di dalam video.
“Waktu ditegur respons seperti ini malah mengelak bukan minta maaf, bahkan nendang pacar aku, makanya aku videoin dari awal. Maaf kalo pengambilan videonya jelek karena gemeteran jujur,” terangnya.
Baca Juga: Subak Bali, Sistem Irigasi Sawah Yang Diakui UNESCO : Harmoni Air, Budaya, Dan Alam Di Pulau Dewata.
“Aku cewek Pak, gemeteran kalau lewat sini, aku nggak perpanjang tapi bapaknya mukul tadi. Nggak boleh kayak gitu, Pak. Minta tolong, ya,” ujarnya dalam video.
Video yang kini telah diputar lebih dari 510 ribu kali penayangan itu juga terdengar terduga pelaku meminta korban untuk lewat jalan lain jika keberatan melintas di daerah tersebut.
“Saya kan setiap hari (lewat), ini jalan punya Bapak?” tambahnya.
Baca Juga: Cara Fundraising Dana Melalui Crowdfunding Untuk Usaha UMKM Yang Efektif Dan Berkelanjutan
Lakukan Mediasi di Polsek Sukomanunggal
Usai viralnya video tersebut, Polsek Sukomanunggal bersama dengan camat dan pihak terkait melakukan mediasi bersama.
“Pelaku meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatan menggoda atau meng-catcalling kepada korban,” ungkap pihak kepolisian pada Sabtu, 4 April 2026.
“Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran kita semu dan tidak terjadi kembali di Surabaya,” tandasnya.
Artikel Terkait
Skandal Penyelundupan Rp 480 M yang Mengguncang Surabaya Ini Fakta di Balik Operasi Besar
Rumah Makan Gentong Mas Bali: Nikmati Lidah Sapi & Nasi Campur Madura yang Viral di Jakarta & Surabaya
Rawon Otentik Surabaya Kini Hadir di Bali: Wajib Coba di Ayam Kampung dan Rawon Bu Ros!
Wah! Band Legendaris Asal Surabaya Ini Sukses Meluncurkan Albumnya di New York City
SAS Band Surabaya: Album Legendaris Bad Shock (1976) Dirilis Ulang dalam Format Vinyl Edisi Terbatas