3) Membangun chemistry dengan tango dance
Meski keempat aktor dan aktris di film ini – Putri Marino, Jerome Kurnia, Jourdy Pranata, dan Lutesha – sudah beberapa kali terlibat project bersama, namun Sutradara dan Produser mengarahkan para aktor untuk membangun chemistry kembali dengan menari tango.
Tarian khas Latin ini dikenal intens dan sensual, serta mengandalkan interaksi kedua penari untuk saling mengarahkan gerakan. Proses ini membantu para tokoh untuk melatih diri mereka agar lebih in-character, dan saling mengekspresikan emosi-emosi kompleks yang ada dalam cerita.
4) Les privat Bahasa Korea untuk para cast
Lutesha, yang memerankan Vanya dalam film, adalah cast yang paling sering menggunakan bahasa Korea. Tim bahkan memanggil seorang guru bahasa Korea untuk mengajarkan para cast, dan Lutesha ternyata menjadi yang paling cepat dan fasih dalam menguasai bahasa tersebut dibandingkan dengan empat cast lainnya.
Kemampuannya dalam beradaptasi dengan bahasa Korea memperkaya peran Vanya, menjadikannya lebih natural dan mendalam dalam berinteraksi dengan karakter lain di dalam cerita.
Artikel Terkait
Rosan Roeslani Rangkap Jabatan yang Mengubah Peta Investasi Nasional?
With Love, Meghan vs Pamela’s Cooking With Love. Benarkah Meghan Markle Menjiplak Pamela Anderson?
Dalih Pertamina Terkait Isu Pertamax Oplosan, Bagaimana Nasib Distribusi BBM Selanjutnya?
Skandal Dugaan Pertamax Oplos Mencuat ke Publik, Pedagang Kopi di Karawang Ini Sesalkan Mengantri Panjang saat Beli Pertalite