Baliinyourhands - Pengungkapan besar terkait penyelundupan pakaian bekas impor kembali menyita perhatian sebagian publik di Tanah Air.
Terkini, Polda Metro Jaya membongkar jaringan pemasok balpres ilegal yang diduga masuk melalui sejumlah jalur tersembunyi dan melibatkan truk angkutan lintas daerah.
Skandal yang nilainya ditaksir mencapai Rp4 miliar ini, menunjukkan adanya arus pakaian impor bekas belum benar-benar terputus meski sudah dilarang keras oleh pemerintah.
Baca Juga: Wajib Dicoba! Makan Siang di Seminyak dan Kuta Tanpa Kuras Dompet
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu memastikan, seluruh aparat menindak tegas penyelundupan barang.
Hal itu, terutama pakaian bekas impor yang dianggap merusak usaha mikro dan kecil dalam negeri.
“(Kami) telah menindak penyelundupan pakaian bekas atau thrifting yang masuk di Indonesia,” kata Edy dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat, 21 November 2025.
Edy menegaskan, selain merugikan ekonomi nasional, pakaian bekas impor juga mengandung risiko kesehatan.
Baca Juga: Petualangan Ramah Anak Bali dengan Destinasi Alam Edukatif yang Jarang Diketahui
Itu sebabnya, Polda Metro Jaya menempatkan kasus ini sebagai bentuk perlindungan terhadap UMKM dan konsumen. Berikut ulasan selengkapnya.
Penindakan di Duren Sawit hingga Tol Japek
Dalam jumpa pers itu, Edy menuturkan, operasi pertama digelar pada 11 November 2025.
Saat itu, polisi menghentikan sebuah truk di Jalan Laut Samudera, Duren Sawit, yang kedapatan membawa 23 balpres.
Dari pemeriksaan awal, sopir berinisial D mengungkap masih ada 2 truk lain yang akan masuk ke Jakarta.
Artikel Terkait
Ragam Sambal Khas Indonesia Tengah dan Timur yang Menggugah Selera
Pentingnya Legalitas Akomodasi: Himbauan Terbaru Kemenpar untuk Semua Penginapan Sebelum 31 Desember 2025
Nadya Pratiwi dan Gerakan 'Beras Baik': Dari Sawah Organik hingga Meja Makan Keluarga
Mahfud MD Soroti Putusan MK yang Larang Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil, Sebut Otomatis Berlaku
Ulasan Film Pangku: Potret Perjuangan Ibu Tunggal di Pesisir dan Tiga Pesan Makna Hidup di Dalamnya Besutan Reza Rahadian