Baliinyourhands.com - Usaha kuliner yang tutup bertambah satu lagi.
Pusat kuliner RANS Nusantara Hebat, yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep, di BSD, Tangerang Selatan, mengumumkan penghentian operasional sementara mulai 28 Februari 2025.
Padahal, tempat ini baru diresmikan pada 30 Maret 2024.
Sebagai informasi, RANS Nusantara Hebat dirancang sebagai pusat kuliner yang bertujuan untuk mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Baca Juga: Macam-Macam Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di Bali, Termasuk dari Umat Hindu kepada Muslim
Untuk mengelola tempat ini, Raffi Ahmad dan Kaesang menunjuk Edwin Prasetya sebagai Direktur, dengan tugas menentukan kriteria UMKM yang dapat bergabung.
Raffi Ahmad menegaskan bahwa memberi kesempatan bagi UMKM untuk beroperasi dalam lingkungan dengan standar gaya hidup perkotaan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Penghentian Sementara Diumumkan di Media Sosial
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @ransnusantarahebat, pengelola mengumumkan bahwa RANS Nusantara Hebat akan menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu dan akan kembali dengan konsep yang lebih segar.
"Halo Sahabat Rans Nusantara Hebat! Kami ingin menginformasikan bahwa Rans Nusantara Hebat berhenti operasional sementara pada tanggal 28 Februari 2025 dan akan kembali dengan konsep baru," tulis akun tersebut.
Pihak pengelola juga mengimbau para pelanggan yang masih memiliki voucher untuk segera menukarkannya sebelum masa jeda.
"Bagi yang masih memiliki voucher, jangan lupa untuk segera menukarkannya, ya! Kami ingin memastikan Anda tetap mendapatkan pengalaman terbaik sebelum masa jeda ini.”
Artikel Terkait
Dalih Pertamina Terkait Isu Pertamax Oplosan, Bagaimana Nasib Distribusi BBM Selanjutnya?
Skandal Dugaan Pertamax Oplos Mencuat ke Publik, Pedagang Kopi di Karawang Ini Sesalkan Mengantri Panjang saat Beli Pertalite
Jusuf Kalla Sebut ‘Kabur Aja Dulu’ Jadi Ajang Anak Muda Mengenal Budaya Luar, Khusus Buat yang Ingin Belajar hingga Bekerja
Diskon Listrik 50% Berakhir Februari 2025 Pelanggan Harus Bersiap Hadapi Tarif Normal